Patah Jari, Aleix Espargaro Nekat Ingin Balapan di Malaysia

oleh Oka Akhsan diperbarui 23 Okt 2017, 08:48 WIB
Pebalap Aprilia Gresini, Aleix Espargaro, mengalami patah jari tangan kiri setelah kecelakaan pada MotoGP Australia di Phillip Island, Minggu (22/10/2017). (Motorsport)

Bola.com, Phillip Island - Pebalap Aprilia Gresini, Aleix Espargaro, menderita cedera patah jari tangan setelah terjatuh pada balapan MotoGP Australia di Phillip Island, Minggu (22/10/2017).

Advertisement

Espargaro mengalami kecelakaan pada lap kedelapan saat sedang berada di posisi keenam. Pebalap asal Spanyol itu mencoba menyalip Jack Miller (Marc VDS Honda) dari sisi luar di tikungan 1 yang bertipe cepat, tapi malah melebar dan berakhir di gravel.

"Balapan berjalan baik bagi saya. Meski melakukan start yang kurang sempurna, saya bisa kembali bergabung dengan grup terdepan dan punya feeling yang bagus," kata Espargaro seperti dikutip dari Motorsport, Senin (23/10/2017).

"Sayangnya saat mencoba menyalip Miller pada tikungan pertama, saya agak melebar. Saya lalu melindas bagian trek yang kotor dan terjatuh," ujar Espargaro.

Akibat kecelakaan itu, Espargaro didiagnosis mengalami patah tulang metacarpal keempat tangan kiri. Dokter sirkuit merekomendasikan Espargaro menjalani operasi untuk menyembuhkan cederanya.

Namun, Espargaro menolak naik meja bedah agar bisa ikut ambil bagian pada MotoGP Malaysia, 27- 29 Oktober 2017.

"Saya mungkin tetap bisa ikut balapan di Malaysia meski tangan sedang cedera. Kami akan melihat lagi bagaimana kondisi tangan saya pada sesi latihan bebas pertama nanti (di Malaysia)," kata Espargaro.

Aleix Espargaro mengawali MotoGP Australia dengan menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas kedua (FP2), Jumat (20/10/2017). Dia menjadi pebalap pertama Aprilia yang melakukannya pada era MotoGP.