PSM Angkat Bendera Putih dari Persaingan Juara Liga 1

oleh Abdi Satria diperbarui 07 Nov 2017, 05:30 WIB
Striker PSM, Ferdinand Sinaga, merayakan gol yang dicetak oleh Willem Jan Pluim ke gawang Persija pada laga Liga 1 di Stadion Patriot, Bekasi, Selasa (15/8/2017). Persija bermain imbang 2-2 dengan PSM. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Makassar - PSM Makassar dipermalukan Bali United 0-1 pada pekan ke-33 Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Senin (6/11/2017). Bagi Tim Juku Eja, kekalahan perdana ini di Makassar ini sekaligus menutup peluang mereka untuk meraih trofi juara musim ini.

Manajemen PSM terkesan pasrah. Mereka patah arang Hamka Hamzah dkk. bisa meraih trofi juara.

Advertisement

PSM melempar bendera tanda menyerah dari perburuan gelar Liga 1 2017. "Kami sudah berusaha maksimal untuk meraih kemenangan baik di kandang atau pun tandang. Tapi, hasil kali ini memang tidak memihak ke PSM," ujar Munafri Arifuddin, CEO PSM kepada awak media usai laga.

Gol Stefano Lilipaly di masa injury time memupus mimpi PSM jadi kampiun musim ini. Menurut Munafri, tinggal menyisakan satu pertandingan lagi melawan Madura United di Makassar, Tim Ayam Jantan dari Timur yang kini mengoleksi 62 poin bakal suli mengejar perolehan angka dua rivalnya Bhayangkara FC (63) dan Bali United (65).

Bali United akan melakoni pertandingan terakhir melawan tim juru kunci yang sudah pasti terdegradasi, Persegres Gresik United pada Minggu (12/11/2017) di hadapan pendukungnya Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Sementara itu, Bhayangkara masih punya tabungan pertandingan melawan Madura United yang akan diselenggaraklan pada Rabu (8/11/2017). Pada pertandingan terakhir sang pesaing bakal berjumpa Persija Jakarta di Stadion Patriot, Bekasi.

Munafri pun berharap suporter tetap percaya dengan niat manajemen untuk membawa PSM Makassar juara kompetisi kasta elite. "Percayakan kepada kami untuk membentuk tim lebih baik lagi pada musim depan," papar Munafri.