Sambut ABL, CLS Knights Luncurkan Logo Baru

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 10 Nov 2017, 21:43 WIB
CLS Knights Surabaya resmi mengganti logo tim menjelang bergulirnya ASEAN Basketball League (ABL) 2017-2018, Jumat (10/11/2017). (Bola.com/Zaidan Nazarul)

Bola.com, Surabaya - CLS Knights Surabaya resmi mengganti logo tim menjelang bergulirnya ASEAN Basketball League (ABL) 2017-2018, di GOR Kertajaya, Jumat (10/11/2017). Pergantian logo tersebut menandai kesiapan CLS Knights menghadapi kompetisi tersebut.

Advertisement

Managing Partner CLS Knights Indonesia, Christhoper Tanuwidjaja, mengatakan timnya sengaja mengambil momentum peluncuran logo baru bertepatan dengan Hari Pahlawan. Harapannya, para pemain CLS Knights mengusung semangat yang sama dengan para pejuang Indonesia pada masa lalu.

Perkenalan logo baru ditandai dengan pemotongan tumpeng. Pria yang akrab disapa Itop tersebut menyatakan acara ini digelar sebagai wujud penghormatan bagi para pahlawan. Apalagi Surabaya dikenal sebagai Kota Pahlawan.

“Momentum pergantian logo ini kami laksanakan pada Hari Pahlawan dengan tujuan meneladani semangat dan pengorbanan para pejuang kita di masa lampau, terutama mengenai pertempuran di Surabaya pada 1945. Saat itu emangat para pejuang kita tidak pemah padam. Saya harap, spirit yang sama ditunjukkan para pemain selama mengarungi ABL," ujar Christopher.

Juara IBL 2016 ini juga memperkenalkan 14 personel tim yang akan mereka turunkan selama ABL. Christopher juga berpesan supaya Mario Wuysang dan rekan-rekannya bermain dengan penuh semangat, meski perjalanan ke depan sangat berat karena CLS akan bertemu dengan tim-tim kuat asal negara-negara ASEAN, ditambah tim dari China, Taiwan, dan Hong Kong.

Shooting Guard CLS Knights, Shandy Febiansyakh Kurniawan, berjanji memberikan yang terbaik pada perhelatan ABL. Ia sudah tidak sabar ingin berlaga di ajang ABL. Pada pertandingan perdana, 18 November 2017, CLS Knights akan bertemu Formosa Dreamers Taiwan.

Pemain yang akrab disapa Keceng, itu sangat antusias dan berharap publik Surabaya berbondong-bondong turut menyaksikan secara langsung kiprah juara lBL musim 2016 tersebut di GOR Kertajaya, Surabaya.

"Tentunya sangat bersemangat karena level kompetisinya lebih tinggi daripada IBL. Di ABL kita banyak bertemu dengan karakter tim dan pemain yang berbeda-beda, baik pemain lokal maupun asing. Saya pun mengikuti beberapa musim ABL ketika Mario Wuysang jadi MVP. Harapan saya buat fans CLS Knights terus memberikan doa, dan dukungan secara langsung, supaya kami bisa memberikan yang terbaik untuk Surabaya dan Indonesia," ujar Shandy.

CLS Knights menargetkan masuk empat besar di akhir musim nanti. Mereka akan memanfaatkan sebaik-baiknya setiap tampil di kandang. “Kami ingin menang di setiap partai kandang. Kami juga berupaya mencuri kemenangan di laga tandang, terutama ketika bertemu tim-tim ASEAN,” kata Mario Wuysang.