CLS Gagal Tundukkan Singapura Slingers

oleh Thomas diperbarui 26 Nov 2017, 18:01 WIB
CLS Knights Surabaya resmi mengganti logo tim menjelang bergulirnya ASEAN Basketball League (ABL) 2017-2018, Jumat (10/11/2017). (Bola.com/Zaidan Nazarul)

Jakarta CLS Knights Indonesia gagal memetik kemanangan kedua di ASEAN Basketball League (ABL) 2017-2018. Dijamu Singapura Slingers, CLS takluk 66-77 di OCBC Arena, Kallang, Minggu (26/11/2017).

Klub asal Surabaya itu tidak bisa memainkan pemain asing andalannya Duke Crews akibat cedera. Crews absen selama 12 minggu. CLS mengganti sementara Crews dengan Evan Brock. 

Advertisement

Sayangnya penampilan mantan pemain NBA itu mengecewakan di laga pertama. Brock banyak melakukan turn over sehingga CLS harus mengakui keunggulan Slingers.

CLS tertinggal 18-15 di kuarter pertama. Namun mereka bisa bangkit di kuarter dua dan berbalik unggul 31-34 saat jeda babak pertama.

Tim asuhan Koko Heru Setya Nugroho itu harusnya bisa unggul empat poin di akhir kuarter tiga jika saja Ryan Wright tidak melakukan buzzer beater dua poin. Kuarter tiga berakhir 58-56.

Petaka menimpa CLS di kuarter empat. Banyaknya turn over yang dibuat membuat Slingers bisa membalikkan keadaan. Ditambah lemahnya defense dua big man CLS, Brock dan Brian Williams membuat pemain Slinger mudah mencetak poin demi poin.

2 dari 2 halaman

Brock Banyak TO

Brock memang mampu membuat double-double dengan 22 poin dan 12 rebound, namun dia juga membuat lima turn over. Selain itu field goal Brock buruk, 42,9 % (9/21).

Mario Wuysang pun tampil di bawah performa terbaik. Pemain senior ini cuma membuat satu poin dari lemparan bebas selama 36 bermain di atas lapangan.

Xavier Alexander menjadi mimpi buruk bagi CLS. Bintang Slingers itu membuat 27 poin, sembilan rebound dan tujuh assists.