Dendi Santoso Mulai Rileks Jadi Kapten Baru Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 09 Jan 2018, 13:15 WIB
Dendi Santoso mulai santai dengan status barunya sebagai kapten tim Arema. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Setelah ditunjuk sebagai kapten baru Arema FC, pemain sayap Dendi Santoso berusaha untuk cepat beradaptasi mengemban tugas yang lebih berat di lapangan. Dia tidak hanya bermain di sektor sayap Arema, melainkan juga memimpin rekan-rekannya di lapangan.

Advertisement

Ketika uji coba pertama melawan PSIS Semarang di Stadion Gajayana, Malang (4/1/2018), dia dinilai masih tegang. Tetapi, saat uji coba kedua di Stadion Moch Soebroto, Magelang, melawan tim yang sama, Dendi terlihat lebih tenang.

"Sekarang lebih santai karena sudah ada pengalaman di pertandingan pertama," kata Dendi.

Ketika ditanya tentang kendala di lapangan, Dedi mengaku ada hal yang masih harus terus dimatangkan, yaitu komunikasi dengan pemain baru di tim Arema. Maklum, musim ini hampir 50 persen adalah pemain yang baru direkrut.

"Sekarang masih terus berusaha memperbaiki komunikasi di dalam dan luar lapangan. Alhamdulillah, kemajuannya bagus sehingga tim bisa lebih cepat kompak," jelasnya.

Dendi ditunjuk sebagai kapten baru Arema karena loyalitasnya mengingat dia sudah bergabung dengan Arema sejak berusia belum genap 13 tahun. Pengalaman jadi kapten tim memang baru kali ini dirasakannya bersama tim senior.

Tetapi, dia dianggap pelatih Arema, Joko 'Getuk' Susilo, bisa cepat belajar. Di setiap ada momen pelanggaran atau kejadian di lapangan, dia selalu berada didekat wasit untuk berkomunikasi.

Namun ke depan, dia tidak hanya bertugas memimpin tim di dalam lapangan melainkan juga menjembatani komunikasi antara pemain dengan pelatih dan manajemen. Tentu hal itu tidak sulit bagi Dendi karena dia merupakan pemain terlama di Arema dan sudah mengenal dekat tim pelatih dan manajemen.

Sementara di luar lapangan, Dendi masih jadi pribadi yang ramah dan memiliki selera humor. Lantaran sikapnya yang supel membuat semua pemain lebih cepat akrab dengannya.

Yang menarik, selama ini Dendi merupakan pemain yang paling sering mengerjai asisten pelatih Arema, Kuncoro. Bisa jadi kebiasaannya ini akan menghilang karena dia dituntut bisa jadi contoh positif pemain lain.