Final Piala Presiden 2018: 4 Pemain Ini Bisa Jadi Penentu

oleh Liputan6.com diperbarui 17 Feb 2018, 08:45 WIB
Logo Piala Presiden (twitter)

Jakarta Piala Presiden 2018 akhirnya sudah mencapai tahap akhir, yakni final. Persija Jakarta dan Bali United akan saling sikut untuk jadi yang terbaik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (17/2/2018).

Menatap laga nanti, ada aroma dendam yang akan tercium. Sebab, kedua tim sudah saling bersua pada babak grup, Persija kala itu kalah 2-3 dari Bali United di Kapten I Wayan Dipta.

Advertisement

Persija jelas ingin membalasnya di depan puluhan ribu suporternya yang memadati SUGBK nanti. Mereka punya beberapa pemain kunci yang bisa mendukung nafsu juara itu.

Akan tetapi, jangan salah Bali United juga datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka pasti ingin ulangi keberhasilan fase grup dengan beberapa pilar utamanya.

Nah, ada empat pemain yang berpotensi jadi penentu di final nanti. Siapa saja? Berikut kami ulas:

2 dari 5 halaman

Ilija Spasojevic

4. Ilija Spasojevic (Striker) - Pemain naturalisasi ini merupakan salah satu predator di depan gawang lawan. Kekuatan fisik dan kemampuan duel udara nya siap merepotkan barisan pertahanan Persija. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Spaso memang baru mengemas satu gol di turnamen ini. Namun satu golnya itu dicetak ke gawang Persija pada fase grup lalu.

Tak hanya itu, pemain naturalisasi tersebut cukup berpengalaman di final. Pada 2015 lalu, eks Melaka United itu sukses mengangkat gelar Piala Presiden bersama Persib Bandung.

Satu lagi, Spaso punya rekor bagus di tiap klub dalam tiga tahun terakhir. Entah kebetulan atau tidak, dia selalu menghadirkan trofi buat timnya, teranyar bersama Bhayangkara FC jadi juara Liga 1.

3 dari 5 halaman

Marko Simic

Simic tercatat pernah memperkuat Tim Nasional Kroasia U-21 pada 2009 hingga 2010. Selama membela Timnasnya, Simic membukukan tiga gol dari tujuh kali pertandingan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Simic tentu tak mau kehilangan panggungnya dari Spaso. Pemain yang satu ini tengah tampil on-fire bersama Macan Kemayoran.

Faktanya, striker Kroasia itu menjadi top skorer sementara dengan sembilan golnya. Selama jadi starter, Simic selalu mencetak gol buat Persija di turnamen ini.

Tentunya, Bali United bakal menuntaskan penasaran Simic. Sebab, dari semua lawan Persija, cuma Bali united yang belum dibobol gawangnya oleh Simic yang kala itu tampil sebagai pengganti.

4 dari 5 halaman

Stefano Lilipaly

Striker Bali United, Stefano Lilipaly, menendang penalti ke gawang Madura United pada laga perempat final Piala Presiden di Stadion Manahan, Solo, Sabtu, (3/2/2018). Bali United menang adu penalti 5-4 atas Madura United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Stefano Lilipaly jelas tampil sebagai kunci buat bali United. Dia sudah mengemas lima gol buat Serdadu Tridatu dalam turnamen pramusim tersebut.

Catatan statistiknya juga terbilang istimewa. Sampai semifinal leg pertama lalu, Lilipaly sukses melakukan 66,7 persen akurasi tembakan, 15,3 rataan umpan, dan 80,7 persen akurasi umpan.

Jelas itu bisa jadi modal berharga buat Fano. Apalagi, pada babak grup dia juga berhasil membobol gawang Persija.

5 dari 5 halaman

Andritany Ardhiyasa

5. Andritany Ardhiyasa (Kiper) – Pemain Timnas Indonesia ini sudah tak perlu diragukan lagi kemampuannya dalam menjaga gawang. Kecepatan dalam merespon bola dan meredam tendangan lawan bisa membuat Spasojevic dkk frustasi. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Andritany kembali menunjukkan aksi briliannya saat Persija bertandang ke markas Johor Darul Takzim beberapa waktu lalu. Dia setidaknya melakukan empat penyelamatan dalam pertandingan itu.

Di Piala Presiden, aksinya juga jadi buah bibir. Pada semifinal leg kedua lawan PSMS, Bagol, sapaan akrabnya padahal terus digempur lini serang tim lawan. Tapi dia dengan cemerlang melakukan enam kali penyelamatan dalam laga itu.

Ada satu momen krusial kematangan Andritany. Menit 76, Frets Butuan mendapatkan umpan dari Sadney Urikhob berlari melewati bek Persija. Saat berhadapan satu lawan satu, Frets coba menggocek Andri. Namun, Bagol dengan pengalamannya dengan tenang mencuri bola dari kaki Frets. (Eka Setiawan)