Daya Tarik PES dengan Artificial Intelligent Ramaikan Asian Games 2018

oleh Teguh Iman Mulia diperbarui 02 Agu 2018, 07:28 WIB
Konami Pastikan Tanggal Peluncuran Pro Evolution Soccer 2018

Bola.com, Jakarta Pro Evolution Soccer atau biasa dikenal dengan PES akan ikut meramaikan ajang Asian Games 2018. PES merupakan satu diantara enam cabang E-Sport yang akan diperlombakan untuk kali pertama sejak Asian Games digulirkan.

Advertisement

Tentunya game sepak bola virtual tersebut dipastikan menjadi cabang E-Sports yang begitu dinantikan. Selain dari animo yang begitu luar biasa akan sepak bola, PES yang sudah diciptakan sejak awal 2000an ini tak pernah sedikitpun kehilangan pendukung setia dan tak pernah lekang oleh waktu.

KONAMI yang menjadi pengembang PES setiap musim selalu melakukan riset yang luar biasa demi menciptakan formula permainan dan grafis yang enak dilihat.

Pada masa sekarang, kepopuleran teknologi kecerdasan buatan atau biasa disebut Artificial Intelligence turut diikut sertakan pada game ini. Alhasil dari teknologi tersebut menghasilkan perbaikan dari alur permainan yang sulit ditebak, pemain yang begitu bergantung pada kondisi fisik dan agility yang dimiliki serta atmosfer stadion berupa pencahayaan yang begitu nyata hadir pada edisi kali ini.

Hal inilah yang menjadi PES masih tetap bertahan walau bayang-bayang sang bebuyutan game sepak bola lainnya, FIFA 2018 siap mengintai untuk menggeser dominasi tersebut.

Namun, penikmat game tanah air juga bisa memperbarui game PES lewat pengembangan sendiri tanpa harus menunggu updatean resmi dari KONAMI, hal yang tidak bisa didapatkan dari game sepak bola seperti FIFA dan masih banyak lagi alasan mengapa PES bisa bertahan dan menjadi favorit sampai sekarang.

Pada Asian Games 2018 kali ini, PES hanya akan dijadikan sebagai ajang eksibisi. Jika berhasil menarik banyak animo masyarakat, bukan tak mungkin PES akan dihadirkan demi merebut banyak medali dengan kategori yang berbeda, perlu diketahui bahwa PES bisa dimainkan secara tag team.

Delapan negara dipastikan akan ikut serta meramaikan eksibisi Pro Evolution Soccer. Kualifikasi pun diadakan demi menaikan pamor olahraga E-Sports. Indonesia yang menjadi tuan rumah, tidak perlu mengikuti kualifikasi yang terdiri dari lima zona. Kualifikasi dilakukan secara online namun hanya zona Asia Timurlah yang berlangsung secara offline.

Selain Indonesia, nantinya Asia Tenggara juga akan diwakili oleh Vietnam dan Malaysa yang memastikan diri lolos dari babak kualifikasi. Asia tengah diwakili oleh Kazakhstan, Asia Selatan (India) dan Asia Barat diwaliki oleh negara Iran.

Selain PES 2018, terdapat lima olahraga E-Sports yang dipertandingkan pada ajang Asian Games 2018, yaitu Arena of Valor, Clash Royale, Heartstone, League of Legends, dan Starcraft II.

Berikut ini negara-negara yang akan mengikuti ajang E-Sports Pro Evolution Soccer 2018:

1. Indonesia

2. Malaysia

3. Vietnam

4. Hongkong

5. Kazakhstan

6. Jepang

7. India

8. Iran