Bali Diguncang Gempa, Bek Timnas Indonesia U-16 Gelisah

oleh Aditya Wany diperbarui 07 Agu 2018, 16:45 WIB
Bek Timnas Indonesia U-16, Komang Teguh Triasnanda (kiri). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Sidoarjo - Bek Timnas Indonesia U-16, Komang Teguh Triasnanda, terkejut begitu mendengar berita terjadi gempa bumi di Lombok dan Bali. Dia mengkhawatirkan keluarganya yang tinggal di kawasan Sanur, Denpasar.

Saat bencana itu ramai diberitakan Minggu malam (5/8/2018), Teguh langsung berusaha untuk menghubungi keluarganya. Sayangnya, sambungan telepon yang dilakukannya tidak langsung diangkat.

"Begitu Ibu saya mengangkat, perasaan langsung terasa lega. Kondisi Bali masih sedih sekarang ini. Di daerah rumah saya juga cukup parah, tapi keluarga semua aman," ungkap bek bernomor punggung 16 itu.

Kekompakan pemain Timnas Indonesia U-16 mendapat ujian dengan adanya musibah ini. Teguh, yang menjadi bagian dari mereka, tidak bisa fokus untuk tim begitu saja karena memikirkan keluarga.

Advertisement

Namun, Teguh mengungkapkan teman-temannya sangat peduli buatnya. Setelah Teguh mendengar keluarganya dalam kondisi baik, mereka langsung berkumpul. "Kami saling mendoakan saja satu sama lain saja," imbuhnya.

Psikolog Timnas Indonesia U-16, Laksmiari Saraswati Widodo, memiliki tanggung jawab besar dalam situasi seperti ini. Dia menjadi sosok yang bisa membuat kondisi psikologis bisa membaik.

Apalagi, ketika insiden itu terjadi, pemainnya masuk jam larangan menggunakan telepon genggam. Dia berusaha membuat pemain bisa tetap tenang dalam kondisi seperti itu.

"Begitu ada kejadian itu, saya langsung minta Komang telepon keluarganya pakai HP saya supaya bisa tahu kondisinya dulu. Semua pemain pun ikut menenangkan Komang dan syukur, keluarganya memang tidak apa-apa," ungkap wanita yang karib disapa Asti itu.

 

 

Warga berhamburan keluar rumah saat gempa berkekuatan 7 SR di Lombok dirasakan di kawasan Nusa Dua Bali, Minggu (5/8). Gempa berada pada titik 8.25 LS, 116.49 BT, atau sekitar 27 km Timur Laut Lombok Utara, NTB. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
2 dari 2 halaman

Emosi Labil

Dalam kondisi seperti itu, emosi pemain muda bisa menjadi sangat labil. Asti pun ikut menemani semua pemain Timnas Indonesia U-16, yang berkumpul dan ikut mengamati kondisi mereka.

"Kami juga ikut khawatir melihat di TV, ada mal dekat rumah Komang yang hancur. Tapi, pemain lain langsung menemani dia ngobrol. Saya lihat Amanar Abdillah (pemain asal Aceh), yang langsung menenangkan Komang. Mungkin karena Amanar punya pengalaman saat gempa dan tsunami dulu," imbuh Asti.

"Saya dengar beberapa kali Komang itu cerita ombak di daerah Bali begitu tinggi. Dia sempat khawatir memang. Tapi, sekarang kondisinya sudah cukup stabil," ujar Asti.