Indonesia Raih Emas Pertama Asian Games 2018 dari Cabang Taekwondo

oleh Jonathan Pandapotan Purba diperbarui 19 Agu 2018, 16:55 WIB
Atlet taekwondo, Defia Rosmaniar, melakukan selebrasi usai berhasil meriah medali emas pertama untuk Indoensia di Asian Games 2018 di JCC, Jakarta, Minggu (19/8/2018). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Jakarta - Atlet taekwondo Indonesia, Defia Rosmaniar, berhasil menyumbang emas pertama untuk Indonesia di Asian Games 2018. Defia menjadi yang terbaik di nomor indvidu poomsae putri.

Bertanding pada laga final Asian Games 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (19/8/2018), Defia sukses mengalahkan wakil Iran, Salahshouri Marjan. Defia menang dengan skor 8.690 - 8.470.

Advertisement

Sebelumnya di babak 16 besar, Defia menyingkirkan Wong Kai Yu dari Hongkong, sementara di perempat final ia mengalahkan Tuyet Van Chau dari Vietnam.

Di babak semifinal, Defia bertemu dengan wakil Korea, Jihye Yun. Dia menang dengan skor 8.520 - 8.400

Kesuksesan di Asian Games 2018 menambah gelar Defia. Sebelumnya, ia juga pernah mendapat medali emas untuk nomor indvidu poomsae putri dalam Kejuaraan Asia Taekwondo 2018 yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam, pada 24–28 Mei 2018.

Defia juga mendapat medali perunggu kategori pair poomsae saat berpasangan dengan Muhammad Abdurrahman Wahyu dalam ajang tersebut.

Ini jadi medali kedua Indonesia di Asian Games 2018. Sebelumnya, atlet wushu, Edgar Xavier, berhasil menyumbang medali perak di nomor cangquan putra, yang digelar di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (19/8/2018) pagi.

Sumber: Liputan6.com

Perusahaan jasa aplikasi Grab sebagai sponsor resmi Asian Games 2018 memberi dukungan ke atlet-atlet Indonesia lewat program kampanye #CeritaKemenangan dan #KemenanganItuDekat. Kampanye ini mengajak rakyat Indonesia untuk memberikan dukungan kepada putra-putra bangsa yang tengah berlaga di ajang terbesar Asia.

Grab melibatkan tujuh legenda olahraga nasional, Tati Sumirah (bulutangkis), Ellyas Pical (tinju), Nico Thomas (tinju), Pascal Wimar (voli), Abdul Rojak (taekwondo), Sutiono (balap sepeda), dan Alex Pulalo (sepak bola) dalam kegiatan torch relay. Sukses mereka di masa lalu diyakini akan jadi sumber inspirasi bagi atlet-atlet kita.

Selamat Defia Rosmaniar atas kesuksesannya!