Doa Ibunda Evan Dimas Mengiringi Langkah Timnas Indonesia U-23

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 24 Agu 2018, 08:30 WIB
Gelandang Indonesia, Evan Dimas, menggiring bola saat melawan Chinese Taipei pada laga Grup A Asian Games di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (12/8/2018). Indonesia menang 4-0 atas Chinese Taipei. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Surabaya - Kedekatan gelandang Timnas Indonesia U-23, Evan Dimas dengan sang ibunda, Ana, sangat kuat. Maklum, sejak kecil Ana mencurahkan segalanya untuk putra sulungnya itu, termasuk ketika berjuang keras agar Evan bisa berlatih sepak bola di salah satu SSB di Surabaya meski dihadapkan pada keterbatasan ekonomi.

Evan mengakui, ibunya adalah orang yang sangat berjasa pada kariernya saat ini. Maka itu pula, kemana pun ia akan pergi, ia tak pernah lupa meminta restu sang ibunda, termasuk setiap membela timnas pada berbagai ajang.

Advertisement

Saat keduanya berjauhan, komunikasi keduanya juga tak pernah putus. walau sehari hanya sekali, baik Ana maupun Evan sealu saling kontak. "Namanya anak, jauh di mata tapi dekat di hati," ujar Ana.

Ana tak pernah lupa menyisipkan doa untuk sang putra ketika menjalankan salat lima waktu. Bahkan, dalam setiap kesempatan ketika teringat sang anak, Ana selalu mengirimkan doa untuk Evan.

"Sebetulnya bukan hanya Evan, setiap selesai salat saya selalu doakan ketiga adiknya juga. Tapi karena Evan yang sering berjauhan, saya memang lebih banyak mendoakan Evan," tutur Ana.

Ana akan lebih banyak berdoa untuk Evan saat pemain jebolan SSB Mitra Surabaya itu membela Timnas di berbagai ajang internasional layaknya Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang yang sedang bergulir.

Pesepak bola Indonesia, Evan Dimas, didampingi sang ibunda, Ana Darmono, menggelar jumpa pers jelang keberangkatannya ke Spanyol di Kemenpora, Jakarta, Selasa (2/2/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

"Saya selalu kirim doa untuk kesuksesan Evan dan Timnas. Saya doakan Timnas agar bisa meraih hasil maksimal di Asian Games kali ini," tutur Ana.

Tak cukup hanya salat lima waktu dan doa biasa. Di setiap event seperti ini, Ana kerap melakukan ritual khusus, yakni menjalankan salat malam. "Dalam keyakinan kami, salat dan doa di sepertiga malam adalah salah satu yang disukai Allah SWT. Karena itu, saya sering bangun malam untuk salat dan doa untuk Evan dan timnas. Semoga Evan selalu sehat, bermain baik, dan timnas menang," terang Ana.

Ana berpesan kepada Evan Dimas agar tak meninggalkan kewajiban salat lima waktu dan berdoa. "Saya selalu ingatkan Evan supaya tidak meninggalkan salat. Sebab saya khawatir, di tengah padatnya jadwal latihan dan tanding di timnas, Evan melewatkan kewajibannya. Meski saya yakin dia tidak akan meninggalkan salat," ujar Ana.

Berita Terkait