Selain Kemenpora, Pemkot Bogor Juga Menawari Defia Rosmaniar Pekerjaan

oleh Muhammad Ivan Rida diperbarui 30 Agu 2018, 20:25 WIB
Atlet taekwondo Indonesia, Defia Rosmaniar, tampak haru saat penerimaan medali pada Asian Games 2018 di JCC, Jakarta, Minggu (19/8/2018). Defia menang dengan skor 8.690-8.470 atas wakil Iran Salahshouri Marjan. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Bola.com, Jakarta - Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menawarkan pekerjaan untuk peraih medali emas Taekwondo putri Asian Games 2018, Defia Rosmaniar. Bima menegaskan selalu ada tempat untuk para atlet untuk Defia yang telah mengharumkan nama bangsa.

Defia menyumbang medali emas pertama untuk Indonesia di nomor laga poomsai tunggal putri. Itu merupakan emas pertama dalam cabang olahraga tersebut sepanjang sejarah Asian Games.

Advertisement

Banyak pihak mengapresiasi prestasi yang diukir Defia. Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pun telah menyediakan satu tempat untuk sosok 23 tahun tersebut. Namun, Pemkot Bogor juga menyediakan hal serupa plus ditambah satu unit apartemen untuk dia.

"Kami mengapresiasi Defia dengan memberikan satu unit apartemen. Apartemen itu terletak di Olympic City, daerah Kedung Halang, Bogor Utara," kata Bima, Kamis (30/8/2018).

"Defia juga boleh memilih. Jika mau bekerja di Kota Bogor, silahkan. Saya tahu, Defia juga ditawari bekerja di Kemenpora. Namun, kalau mau bekerja di Bogor, kami siapkan. Semua tempat ada untuk Defia," tutur Bima.

Defia Rosmaniara bukanlah satu-satunya atlet asal Bogor yang berlaga di Asian Games 2018. Setidaknya ada sembilan sosok lainnya, yaitu Siti Latifah (kurash), Szalsza Maulida (kurash), Khasani Najmu (kurash), Yuda Firmansyah (kano), Maulana Haidir (taekwondo), Idan Fauzan (atletik), Muhamad Purkon (angkat besi), Horas Manurung (judo), dan Fujianti Widia (panjat tebing).

Berita Terkait