China Hadapi Korea Bersatu di Final Basket Putri Asian Games 2018

oleh Windi Wicaksono diperbarui 30 Agu 2018, 22:00 WIB
Pebasket putri Indonesia, Dyah Lestari (kanan) mencoba melewati adangan pemain Tiongkok, Li Yueru. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jakarta - China akan berhadapan dengan Korea Bersatu di laga final bola basket putri Asian Games 2018 usai mengalahkan Jepang 86-74 dalam semifinal di Hall Basket Senayan, Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Itu menjadi kemenangan kedua China atas Jepang di cabor bola basket putri Asian Games 2018, setelah sebelumnya mereka menang dengan skor 105-73 pada fase penyisihan Grup Y.

Advertisement

Pertandingan final bola basket putri antara Korea Bersatu dan China berlangsung di Hall Basket, Senayan, Sabtu (1/9/2018). Laga itu akan memperebutkan medali emas Asian Games 2018.

Sementara itu, laga perebutan medali perunggu bola basket putri mempertemukan Jepang kontra Chinese Taipei. Jepang sendiri sesungguhnya memberikan perlawanan atas Tiongkok di semifinal.

Pertandingan berlangsung cukup ketat di kuarter pertama, namun China mengungguli Jepang 14-9 di separuh awal kuarter tersebut kala lay up Shao Ting menemui sasaran.

Shao Ting jadi peraih angka terbanyak di kubu pemenang dengan 16 poin, diikuti Meng Li 14 poin dan Yang Liwei 11 poin. Upaya Jepang mengejar raihan poin Tiongkok hanya bisa memangkas jarak ketertinggalan menjadi 17-20 saat kuarter pertama berakhir.

Tim Negeri Tirai Bambu kembali menjauh dari kejaran Jepang dalam skor 34-24 saat Huang Sijing melesakkan tembakan tripoin di sisa waktu 4 menit 33 detik kuarter kedua. Paruh pertama pertandingan selesai dengan jarak keunggulan tetap 10 poin bagi China dalam skor 40-30.

Kuarter ketiga jadi periode paling produktif bagi China, yang meraup 31 poin tambahan demi melebarkan jarak menjadi 71-54 atas Jepang. Meski Jepang mengungguli perolehan skor 20-15 di kuarter pamungkas, namun China tetap keluar sebagai pemenang laga dengan kedudukan akhir 86-74.

Berita Terkait