Misi Madura United dalam Uji Coba Laga Amal dengan Arema

oleh Aditya Wany diperbarui 28 Sep 2018, 20:15 WIB
Arema FC mengalahkan Madura United 2-0, Senin (17/9/2018) di Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Bangkalan - Madura United membuat keputusan mengadakan uji coba amal melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (29/9/2018).

Rencananya, pendapatan dari penjualan tiket laga ini akan disumbangkan kepada keluarga almarhum Haringga Sirla, suporter Persija Jakarta yang meninggal dunia akibat dikeroyok oknum pendukung Persib Bandung (23/9/2018).

Advertisement

Selain target itu, Madura United juga mengusung ambisi lain. Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira, ingin terus memantau performa pemainnya meski Liga 1 berhenti untuk sementara.

Pelatih asal Brasil itu memutuskan memboyong seluruh pemain dalam timnya, kecuali Irsan Lestaluhu dan Tanjung Sugiarto, yang membela Madura United U-19. Nama top seperti Greg Nwokolo masuk lawatan ini.

"Semua harus siap bermain, kecuali tidak bisa atau cedera. Saya tidak mau paksakan yang sedang pemulihan, tapi harus sudah siap saat kompetisi," kata Gomes.

Madura United dalam performa kurang baik setelah kalah dalam dua laga beruntun Liga 1 2018. Terbaru, Laskar Sape Kerap menyerah 1-2 dari Borneo FC di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (22/9/2018).

Laga uji coba ini juga mendapat sambutan positif dari bek kanan Madura United, Beny Wahyudi. Pemain berusia 32 tahun itu merupakan mantan pemain Arema yang lahir dan besar di Malang.

Beny harus absen saat Madura United melawat ke markas Arema pada pekan ke-22 Liga 1 (17/9/2018). Saat itu, dia sedang dalam kondisi kurang fit sehingga tidak diturunkan. "Saya senang bisa bermain di Kanjuruhan dan bertemu Arema," ucapnya.