6 Atlet Taekwondo Jabar yang Tampil di Asian Games 2018 Dapat Bonus

oleh Erwin Snaz diperbarui 30 Sep 2018, 20:15 WIB
Enam atlet taekwondo asal Jawa Barat yang bertarung diajang Asian Games 2018, mendapat penghargaan berupa bonus dari Pengprov TI Jabar. (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Bandung - Enam atlet taekwondo asal Jawa Barat yang bertarung pada ajang Asian Games 2018, mendapat penghargaan berupa bonus dari Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jabar, Benny R. Gautama. Bonus tersebut langsung diberikan Benny di kediamannya, Jalan Buniwangi, Dago, Bandung, Minggu (30/9/2018).

Kelima atlet taekwondo tersebut yakni Defia Rosmaniar (poomsae), Dinggo Ardian P (kyorogi), Maulana Haidir (poomsae), Rachmania G. Putri (poomsae), Dhean Titania Fajrin (kyorugi), dan M. Alfi (kyorugi).

Advertisement

Defia Rosmaniar merupakan atlet asal Kota Bogor, Jawa Barat yang menyumbang medali emas pada Asian Games 2018. Medali emas diraih Defian setelah mengalahkan taekwondoin Iran, Marjan Salahshouri pada nomor poomsae individu putri.

Benny R. Gautama menyebutkan, bonus yang diberikan merupakan satu bentuk perhatian dari Pengprov TI Jabar kepada atlet-atlet yang telah berjuang di Asian Games 2018. Namun, Benny enggan membeberkan nilai nominal bonus yang diberikannya.

"Yang kami beri hari ini hanya setitik perhatian saja, tidak ada artinya. Tapi itu wujud cinta kepada atlet. Jadi mudah-mudahan buat para atlet berguna," ucap Benny.

Benny merasa bangga karena atlet taekwondo di bawah asuhannya selalu mencapat target dari berbagai kejuaraan, baik itu Kejurnas, PON, maupun Asian Games 2018. 

"Waktu PON kami target emas 10 dan mendapat 12 emas. Kemudian Kejurnas di Surabaya dapat 13 medali emas. Di Asian Games satu-satunya atlet taekwondo yang dapat emas dari Jabar," katanya.

Pada kesempatan itu, Benny juga menyampaikan terimakasih kepada Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Syaefudin atas dukungannya selama ini, termasuk pengcab-pengcab TI yang telah menyiapkan dan menciptakan atlet taekwondo yang bagus.

 

Berita Terkait