Djanur Terkejut Persebaya Dapat Sambutan Meriah dari Bonek meski Kalah

oleh Aditya Wany diperbarui 08 Okt 2018, 21:45 WIB
Pendukung Persebaya, Bonek, menyambut kedatangan tim Persebaya, Sabtu malam (6/10/2018), seusai tandang ke markas Arema. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya kalah 0-1 dari Arema FC dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (6/10/2018). Namun, hal itu tidak membuat suporter Bonek marah.

Advertisement

Bonek bahkan menyambut kedatangan pemain Persebaya pada Minggu dinihari (7/10/2018) layaknya tim yang memenangi gelar juara. Ratusan Bonek memadati Bundaran Waru, yang merupakan pintu masuk ke Surabaya dari arah selatan.

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, mengaku terkejut mendapat sambutan meriah dari Bonek. Padahal, tim asuhannya gagal mencuri poin dari kandang Singo Edan.

"Saya baru pertama kali mengalami hal ini, disambut suporter meski kalah. Saya sudah lama di lingkungan bobotoh (Persib Bandung), tapi perlakuannya luar biasa di sini. Baru kali ini kami kalah, tapi disambut dengan seperti itu. Terima kasih untuk Bonek," ucap mantan pelatih Persib tersebut, Senin (9/10/2018).

Sambutan Bonek yang meriah itu diisi dengan nyanyian lagu-lagu yang biasa berkumandang di stadion. Mereka juga membakar flare dan mengawal bus Persebaya hingga ke mes pemain di Puncak Marina.

Selain Djanur, kiper Persebaya, Alfonsius Kelvan, juga mengaku takjub dengan kehadiran Bonek di Bundaran Waru. Dia tidak menyangka suporter dengan warna kebesaran hijau itu tetap mengapresiasi penampilan rekan satu timnya.

"Saya juga kaget mendapat sambutan meriah seperti itu dari Bonek. Ini merupakan dukungan yang sangat positif dari suporter untuk pemain. Terima kasih banyak sudah menyambut dengan hangat," ujar kiper berusia 29 taun itu.

Alfons menjadi bahan perbincangan di kalangan Bonek setelah pertandingan Derbi Jatim. Di jeda pertandingan Arema vs Persebaya itu, dia dihampiri Aremania dan hampir baku pukul.