Bermodal Bonus Asian Para Games, Pecatur Indonesia Ingin Buka Lapangan Pekerjaan

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 10 Okt 2018, 21:40 WIB
Atlit catur Indonesia Hendi Wirawan (tengah), Suryanto Edy (kanan) dan Kaungsen dari Myanmar berpose usai menerima medali emas kelas standar individu putra B1 dalam ajang Asian Para Games 2018, di Jakarta, Rabu (10/10/2018). (INAPGOC/Setiyo Sc)

Bola.com, Jakarta - Pecatur putra Indonesia, Hendi Wirawan, mengungkapkan niat mulia setelah menyabet dua medali emas Asian Para Games 2018. Atlet yang mengalami kebutaan total itu ingin mendirikan panti pijat untuk membantu rekan-rekannya bisa bekerja.

Advertisement

Hendi Wirawan meraup medali emas dari nomor perorangan dan beregu catur standar B1 di Asian Para Games 2018. Raihan Hendi merupakan dua dari total enam medali emas yang dipersenbahkan tim catur Indonesia pada Rabu (10/10/2018).

Dengan prestasi itu, Hendi akan menerima bonus senilai Rp2,25 miliar. Uang tersebut rencananya digunakan Hendi untuk membeli properti demi menyediakan lapangan pekerjaan bagi teman-temannya.

"Kalau bonus nanti sudah saya dapatkan, saya ingin membeli sebuah ruko. Rencananya, ruko itu mau dibangun sebuah panti pijat. Jadi nanti teman-teman saya bisa bekerja," ujar Hendi.

Hendi Wirawan sebenarnya masih bisa meraih lebih banyak bonus. Namun, itu hanya akan terjadi jika ia bisa kembali meraih medali saat tampil di kategori catur cepat (rapid) yang digelar mulai Rabu (10/10/2018) sore hingga Jumat (12/10/2018).

Tim catur Indonesia tampil berjaya pada Asian Para Games 2018. Ditarget empat emas, tim catur berhasil melampaui ekspekatasi dengan memborong enam medali emas. 

 

Grab selaku official mobile platform partner juga mendukung Asian Para Games 2018