Pemain Leicester Bakal Hadiri Pemakaman Vichai Srivaddhanaprabha

oleh Marco Tampubolon diperbarui 02 Nov 2018, 15:35 WIB
Potret pemilik Leicester City Vichai Srivaddhanaprabha yang tewas dalam kecelakaan helikopter dipajang di luar Stadion King Power, Inggris, Senin (29/10). (Paul Ellis/AFP)

Jakarta Para pemain Leicester City bakal terbang ke Thailand. Mereka ingin menghadiri pemakaman bos The Foxes, Vichai Srivaddhanaprabha yang tewas akibat  kecelakaan helikopter.

Perjalanan bakal menempuh jarak 12 ribu mil. Rombongan dimpimpin oleh manajer, Claude Puel. Mereka akan terbang bersama-sama setelah pertandingan di Cardiff, besok. 

Advertisement

Permintaan ini disampaikan langsung oleh beberapa pemain senior kepada Puel. Mereka mengatakan ingin ikut mengikuti prosesi pemakaman Srivaddhanaprabha di Thailand. 

"Saya ingin memberi para pemain dan staf kesempatan untuk menghadiri pemakaman. Kita lihat saja logistiknya," kata Puel seperti dilansir The Sun. "Tentu saja, para pemain ingin pergi dan memberi dukungan terhadap keluarga--istri, anak, keluarga besarnya," ujarnya. 

Srivaddhanaprabha merupakan pengusaha kaya asal Thailand. Dia membeli Leicester Citypada tahun 2010 lalu. Di bawah rezim Srivaddhanaprabha, The Foxes sempat tampil mengejutkan pada musim kompetisi 2015-16 dengan merebut gelar juara Premier League.  

Srivaddhanaprabha tidak hanya investor bagi Leicester City. Dia juga memberi sentuhan religius terhadap skuat The Foxes dengan kehadiran para biksu dalam setiap pertandingan.

Srivaddhanaprabha tewas usai menyaksikan pertandingan Leicester City melawan West Ham. Helikopter yang ditumpanginya mengalami musibah dan jatuh di area parkir King Stadium. Selain Srivaddhanaprabha, empat orang lain termasuk pilot juga ikut tewas. 

 

 

 

 

 

2 dari 2 halaman

Dekat dengan Pemain

Pemain Leicester City memberi penghormatan kepada korban kecelakaan helikopter yang menewaskan pemilik Leicester City Vichai Srivaddhanaprabha di luar Stadion King Power, Inggris, Senin (29/10). (Paul Ellis/AFP)

Menurut Puel, Srivaddhanaprabha sangat dekat dengan para pemainnya. Hubungan mereka tidak hanya sekadar pemilik klub dan pegawai, tapi seperti hubungan ayah dan anak. 

"Mereka menempatkan kami sebagi bagian dari keluarga dan itu yang spesial dari dia. Para pemain pergi ke Dubai dan tempat lain untuk besenang-senang dengan Vichai. Bagi dia, pemain adalah anak-anaknya, keluarganya," kata Puel mengenang Srivaddhanaprabha.

"Kadang dia tidak senang dengan permainan mereka, tapi dia memaafkan para pemain."

Leicester akan menjamu Burnley, akhir pekan depan. Ini merupakan laga kandang pertama setelah tragedi yang menimpa Srivaddhanaprabha di King Stadium, akhir pekan lalu. Sebelumnya, Leicester seharusnya berhadapan dengan Southampton pada babak keempat Carabao Cup. Namun duel ini ditunda menyusul investigasi terkait kecelakaan tersebut. 

Rencananya pertandingan akan digeser ke tanggal 27 November 2018. Dengan demikian, pekan depan, para punya waktu yang cukup untuk melakukan perjalanan ke Thailand. 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Sumber: Liputan6.com

 

 

Berita Terkait