Andik Vermansah Tak Ingin Dianggap Ambil Keuntungan dari Kasus Saddil Ramdani

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 02 Nov 2018, 21:15 WIB
Gelandang Timnas Indonesia, Andik Vermansah, mengirim umpan saat melawan Hongkong pada laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Jakarta, Selasa (16/10). Kedua negara bermain imbang 1-1. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Surabaya - Kasus yang menimpa Saddil Ramdani secara tidak langsung membawa keuntungan bagi Andik Vermansah. Pasalnya, pelatih kepala Timnas Indonesia, Bima Sakti, melalui PSSI, langsung menghubungi Andik dan memintanya bergabung ke pemusatan latihan Tim Garuda saat ini di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Advertisement

Andik mengaku sangat bersyukur bisa kembali ke Timnas Indonesia kendati dengan cara seperti ini. Namun, ia dengan tegas mengatakan dirinya tak ingin berbahagia di atas penderitaan Saddil yang sedang terjerat kasus penganiayaan.

Itulah mengapa, Andik siap menunjukkan yang terbaik selama mengikuti pemusatan latihan bersama Tim Garuda di Cikarang.

"Saya ingin orang tidak melihat saya mengambil keuntungan dari kasus yang dialami Saddil. Saya ingin orang lain menilai saya memang pantas terpanggil," ujar pemain kelahiran Jember, 23 November 1991, ini.

Andik rencananya akan terbang ke Jakarta pada Sabtu (3/11/2018) jam 04.30 WIB dan langsung mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekannya di Timnas Indonesia pada jam 08.00 WIB.

"Saya akan terbang ke Jakarta dengan penerbangan pertama. Sesampainya di Cikarang, saya langsung ikut latihan pagi," ujar Andik.

Mantan icon Persebaya ini mengaku sangat siap menjalani latihan perdana bersama Tim Merah-Putih. Sebab, kondisi fisiknya sedang bagus setelah berlatih keras sepulang dari laga uji coba melawan Hong Kong (16/10/2018).

Kini jalan Andik untuk mewujudkan ambisinya mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar juara di Piala AFF 2018 sudah terbuka. Andik berjanji akan bekerja keras selama membela Tim Garuda di turnamen ini.

"Saya pasti manfaatkan peluang ini dengan baik. Saya akan bekerja keras untuk membawa Timnas juara. Jujur, saya sangat penasaran karena empat kali membawa Timnas Indonesia ke final, tapi selalu gagal juara," tuturnya.

Andik tercatat dua kali mengantarkan Timnas Indonesia ke final SEA Games, sekali final turnamen Hasanal Bolqiah, dan final Piala AFF 2016, tetapi selalu gagal meraih gelar juara. "Setelah empat kali gagal, saya ingin tahun ini Timnas Indonesia juara," ujar Andik.

Berita Terkait