Jauhi Zona Merah, PSMS Bertekad Bungkam Persib

oleh Achmad Yani Yustiawan diperbarui 09 Nov 2018, 11:35 WIB
Pelatih PSMS, Peter James Butler (tengah) saat laga melawan Bhayangkara FC pada lanjutan Go-Jek Liga 1 Indonesia bersama Bukalapak, Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (3/8). Bhayangkara FC unggul 3-1. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Gianyar - PSMS akan menghadapi tantangan berat pekan ini. Mereka harus menantang Persib Bandung dalam lanjutan Gojek Liga 1 Bersama Bukalapak, Jumat sore (9/11/2018).

Kendati tak akan diperkuat sejumlah pemain pilar, pelatih PSMS, Peter Butler, menyatakan siap meladeni permainan Persib. Demi menghindari ancaman degradasi, Butler bertekad untuk bisa mendapatkan poin di laga tanpa penonton nanti.

Advertisement

“Kami datang ke sini dengan 18 pemain saja karena ada beberapa pemain yang cedera dan akumulasi. Tapi, kami datang ke sini dengan mentalitas yakin. Kami coba dapatkan poin," ungkapnya dalam sesi jumpa pers, Kamis (8/11/2018), seperti dilansir situs resmi klub.

Namun, Butler mengaku tetap mewaspadai agresivitas pemain Persib. Ia merasa sangat tertantang untuk melawan Persib yang selalu tampil dengan motivasi tinggi di lapangan.

“Persib tim bagus. Tim yang mungkin paling besar di Liga Indonesia. Mereka banyak bintang. Ada banyak motivasi dari luar, sangat pasti lebih besar dari PSMS. Tapi, saya bicara tentang motivasi kami sendiri. Ini adalah tantangan yang bagus," tuturnya.

Sementara itu, Persib membawa 18 pemain untuk melakoni laga kandang melawan PSMS. Dalam rombongan Persib, terdapat sejumlah nama seperti Ezechiel N’Douassel, Victor Igbonefo, dan Bojan Malisic.

Namun, dalam rombongan itu, tidak ada wajah Jonathan Bauman, Oh In-kyun, Febri Hariyadi, dan Dedi Kusnandar.

Bauman harus menepi karena mengalami cedera bahu saat Maung Bandung menghadapi Bhayangkara FC. Sedangkan Febri terpaksa absen karena memenuhi panggilan Timnas Indonesia.

Gelandang Persib asal Korea Selatan Oh In In-kyun harus menjalani skorsing akibat kartu merah. Sementara Dedi masih harus beristirahat di Bandung untuk penyembuhan cederanya patah tulang fibula yang dialaminya.

Sumber: Liputan6.com