PSSI Berkomitmen Tuntaskan Dugaan Kasus Match Fixing Liga 3

oleh Muhammad Ivan Rida diperbarui 06 Des 2018, 17:15 WIB
Illustrasi pengaturan skor. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menegaskan PSSI berkomitmen mengusut tuntas dugaan kasus match fixing di pentas Liga 3. Namun, Joko mengimbau kepada yang pihak yang berkepentingan, mengajukan laporan resmi agar kasus bisa ditindaklanjuti Komisi Disiplin.

Advertisement

Sebelumnya, pelatih PS Ngada, Kletus Marselinus Gabhe, mendapat ajakan pengaturan skor dari manajer Persekam Metro FC, Bambang Suryo, pada babak 32 besar Liga 3 2018.

Menurut penuturan Gabhe, Bambang meminta uang Rp100 juta untuk memuluskan langkah PS Ngada menembus 16 besar. Lebih lanjut, uang itu bakal diserahkan kepada jajaran petinggi PSSI, yang satu di antaranya adalah Joko Driyono.

PS Ngada disebut telah melaporkan kasus ini kepada panitia disiplin babak 32 besar di Kediri. Namun, Joko mengklaim belum mendengar berita apa pun soal adanya laporan resmi dari pihak PS Ngada. Meski namanya dicatut dalam kasus ini, Joko selaku petinggi PSSI menegaskan bakal kooperatif.

"Saya sejujurnya belum mengetahui PS Ngada sudah membuat pelaporan resmi karena belum ada yang memberikan follow-up. Kalau memang PS Ngada sudah berniat mengusut kasus ini, beri bukti pelaporan dan tunjukan kepada saya," kata Joko ketika dihubungi Bola.com, Kamis (6/11/2018).

"Kalau memang sudah ada pelaporan resmi, tetapi belum ada yang memberitahu saya, saya akan tegur jajaran saya. Namun, saya tegaskan kami dari PSSI tentunya siap mengusut tuntas kasus ini melalui Komisi Disiplin jika ada pelaporan resmi dan bukti-bukti yang valid," tutur Joko.