Samuel Reimas Ingin Naik ke Level Asia bersama Bali United

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 13 Jan 2019, 15:45 WIB
Kiper Perseru, Samuel Reimas. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Denpasar - Bali United mengumumkan penjaga gawang baru yang akan menggantikan I Made Wardana, yang memutuskan pensiun di akhir musim 2018. Samuel Charlheins Reimas, eks kiper Perseru Serui, menjadi rekrutan terbaru Bali United untuk musim 2019.

Samuel Reimas resmi berseragam Bali United setelah menandatangani kontrak dengan durasi dua tahun. Pemain kelahiran 11 September 1992 itu pernah berseragam Persebaya Surabaya. Penampilannya di Liga 1 2018 boleh dibilang cemerlang dengan jadi kiper utama Perseru.

Advertisement

84 penyelamatan sepanjang musim 2018 menyamai catatan dibuat kiper Bali United, Wawan Hendrawan. Samuel Reimas hanya kalah dari kiper Sriwijaya FC, Teja Paku Alam, dalam hal penyelamatan.

Reimas tak sabar menjalani musim baru bersama Bali United. Ia siap membantu Serdadu Tridatu mewujudkan target pada musim depan.

"Satu hal yang saya ketahui, target Bali United musim depan adalah bisa bermain di kompetisi Asia pada musim depannya lagi. Hal itu membuat saya sangat antusias. Saya datang ke sini tentu dengan harapan bisa mendapatkan pengalaman baru dan bermain di level Asia yang akan menjadi peningkatan bagus dalam karier saya," ujar Reimas seperti dilansir situs Bali United.

Kehadiran Reimas memperketat persaingan di bawah mistar gawang Bali United. Meski sudah tak ada I Made Wardana, Bali United memiliki empat penjaga gawang, yaitu Wawan Hendrawan, Diky Indriyana, Rakasurya Handika, dan Putu Pager Wirajaya. Namun, kiper asal Papua itu tak merasa harus bersaing dengan keempat rekan setimnya itu.

"Bagi saya tidak ada persaingan. Prinsip saya untuk pemain yang memiliki posisi yang sama adalah rekan kerja sekaligus keluarga. Jadi selayaknya rekan kerja, kami akan saling mendukung satu sama lain. Saya juga bangga nanti bisa bekerja sama dengan Wawan Hendrawan di Bali United, yang pastinya sudah sangat berpengalaman," tegas Reimas.

Berita Terkait