Djanur Kirim Pesan buat Bobotoh dan Bonek Jelang Duel Persebaya Vs Persib

oleh Aditya Wany diperbarui 06 Mar 2019, 13:10 WIB
Suporter Persebaya, Bonek menampikan koreo bertuliskan “Revolusi PSSI C*k” dengan huruf “s” pada kata “PSSI” diganti dengan simbol mata uang dolar AS. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Bandung - Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, ikut antusias menyambut duel melawan Persib Bandung. Kedua tim dijadwalkan bertemu dalam matchday kedua Grup A Piala Presiden 2019 yang ditayangkan di Indosiar, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (7/3/2019).

"Ini merupakan pertandingan pertama Persebaya melawan Persib dengan saya menjadi pelatih kepala. Saya pikir, rasanya pasti berbeda. Sebelumnya, saya jadi asisten pelatih Persib. Seingat saya, saat masih di Persib, juga sudah lama. Saya lupa kapan terakhir melawan Persebaya," kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu kepada Bola.com, Rabu (6/3/2019).

Advertisement

Selama bertahun-tahun Djanur menjabat sebagai asisten pelatih Persib. Dia mulai naik jabatan pada Liga Super Indonesia (LSI) 2013 menjadi pelatih kepala. Tetapi, saat itu Persebaya tidak berpartisipasi di LSI karena diterpa persoalan dualisme.

Pada LSI 2014, Djanur yang menangani Persib berjumpa dengan Persebaya di babak 8 besar. Namun, Persebaya yang berlaga saat itu bukan klub yang sekarang. Klub yang saat itu ditangani Rahmad Darmawan kini telah berganti nama menjadi Bhayangkara FC.

Kini, pelatih kelahiran Majalengka itu sudah tidak berada di Persib lagi sejak Liga 1 2017. Dia kemudian melatih PSMS Medan mulai Liga 2 2017 hingga Liga 1 2018. Pada pertengahan musim lalu, Djanur hijrah ke Persebaya.

Sisi lain yang membuat Djanur antusias adalah kehadiran suporter dari dua kubu, bobotoh Persib dan Bonek. Kedua kelompok suporter ini selama bertahun-tahun dikenal menjalin persaudaraan. Mereka dipastikan memenuhi stadion mengingat tiket laga ini sudah ludes terjual.

 

2 dari 2 halaman

Pesan Djanur

Laga ini juga bakal menjadi yang pertama bagi Djanur menikmati pertandingan dengan kehadiran kedua kelompok suporter itu. Sebelumnya, saat sudah di Persebaya musim lalu, duel melawan Persib terpaksa dimainkan tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta (20/10/2018), karena Persib mendapat sanksi.

"Kehadiran bobotoh dan Bonek akan menambah semarak pertandingan ini. Pastinya, mereka akan memberikan semangat kepada pemain. Saya tahu suporter ini menjalin persaudaraan dan itu bagus untuk kedua tim," imbuh Djanur.

Belum lagi, pertandingan ini juga diprediksi bakal berjalan panas karena keduanya mengincar kemenangan untuk lolos ke fase gugur. Laga ini sangat krusial karena menentukan nasib kedua tim di Grup A Piala Presiden.

Persib butuh tiga poin setelah tumbang 1-2 dari Tira Persikabo (2/3/2019). Kekalahan dari Persebaya bakal membuat Maung Bandung mengakhiri kiprah di turnamen ini. Sedangkan Persebaya ingin memastikan lolos ke fase gugur dengan mengalahkan Persib.

"Dengan latar berlakang itu, Persib pasti ingin menang. Saya yakin kedua tim akan menampilkan pertandingan yang seru. Tapi, semoga semuanya berjalan lancar. Saya harap bobotoh dan Bonek tetap menjaga persaudaraan, apa pun hasilnya, dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," harap Djanur.