Jonatan Christie Akui Ada Faktor Keberuntungan di Balik Kemenangan atas Pemain Korsel

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 06 Mar 2019, 21:30 WIB
Aksi tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, pada babak pertama All England 2019 di Birmingham Arena, Rabu (6/3/2019). (PBSI)

Bola.com, Birmingham - Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengakui ada faktor keberuntungan di balik kemenangannya pada babak pertama All England 2019, Rabu (6/3/2019). 

Jonatan menggenggam tiket babak kedua setelah mengalahkan wakil Korea, Lee Dong-keun. Kemenangan direbut peraih medali emas Asian Games 2018 ini dalam permainan straight game dengan skor 21-16, 21-19.

Advertisement

Pemain asal klub Jaya Raya itu hampir saja harus bermain tiga gim saat tertinggal jauh 11-19 di game kedua. Namun perlahan tapi pasti, Jonatan berhasil mengunci perolehan angka Lee di angka 19. Dia meraih sepuluh angka berturut-turut hingga akhirnya memenangkan pertandingan.

"Ada faktor luck juga di gim kedua. Pada gim pertama, saya agak grogi, di awal-awal masih cari-cari cara main. Tahun ini rasanya beda, biasanya di All England bolanya agak berat, kali ini agak kencang," kata Jonatan setelah pertandingan, melalui rilis PBSI yang diterima Bola.com

"Waktu tertinggal 11-19 itu, saya hanya main nothing to lose saja. Mungkin Lee ada trauma, sudah unggul jauh jadi tersusul. Sebetulnya permainan dia tidak jauh beda dengan yang sebelumnya, saya lebih berusaha untuk tidak mengikuti tipe mainnya dia yang agak lambat," jelas peraih medali emas Asian Games 2018 ini.

Di babak kedua, Jonatan Christie akan bertemu dengan pemenang laga antara Srikanth Kidambi melawan Brice Leverdez. 

Jika bertemu Srikanth, Jonatan sementara unggul 3-2 dalam catatan rekor pertemuannya. Pada pertemuan terakhir di Indonesia Masters 2019, Jonatan Christie menang dua gim langsung atas Srikanth dengan skor 21-18, 21-19.

 

Berita Terkait