Antiklimaks di Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Mendapatkan Pelajaran Berharga

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus puas menjadi runner-up Indonesia Open 2026 setelah kalah 21-13, 18-21 dan 10-21 dari pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

Bola.com, Jakarta - Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, gagal meraih gelar juara Indonesia Open 2026 setelah kalah 13-21, 21-18, dan 10-21. Bagi Joaquin, kekalahan di final ini menjadi pelajaran berharga.

Meski sempat kehilangan poin pertama pada awal pertandingan, Raymond/Joaquin mampu menyelesaikan gim pertama dengan begitu meyakinkan dan memenanginya dengan kor 21-13.

Namun, pada gim kedua, Raymond/Joaquin yang sempat kembali tampil meyakinkan di awal permainan, akhirnya kalah 18-21. Sementara pada gim ketiga, Raymond/Joaquin seperti sudah kehilangan taji yang sempat diperlihatkan di awal pertandingan dan kalah 10-21.

Bicara kekalahan di final Indonesia Open 2026 yang membuat Raymond/Joaquin disebut membuat kejutan, Raymond mengaku ini menjadi pelajaran berharga.

"Benar-benar luar biasa. Ini menjadi pelajaran penting bagi kami. Secara overall kami sudah all out, kami sudah tampilkan apa yang kami bisa. Pada set kedua kami sempat unggul enam poin, tapi lawan bisa mendapatkan delapan poin dan fokus menjaga permainan mereka," ujar Joaquin.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Minta Maaf Kepada Masyarakat Indonesia

Sempat menjadi harapan untuk bisa menjadi satu-satunya juara setelah Jonatan Cristie gagal melakukannya pada Minggu sore, Joaquin merasa harus meminta maaf karena asa juara itu akhirnya pupus juga.

"Saya ingin minta maaf kepada masyarakat Indonesia karena gagal meraih gelar juara ganda putra di Indonesia Open. Kami berharap masyarakat Indonesia tetap mendukung kami," ujarnya.

Joaquin juga bersyukur bisa merasakan dukungan luar biasa yang didapatkannya dari publik Istora selama bertanding di Indonesia Open 2026.

"Kami jadi semangat bermain hari ini, karena kehadiran suporter di Istora itu luar biasa. Selalu ada suara dukungan dan itu membuat kami menjadi makin semangat lagi," tegasnya.

Video Populer

Foto Populer