Jelang Persebaya Vs Madura United, Andik Vermansah Gundah

oleh Aditya Wany diperbarui 01 Apr 2019, 22:10 WIB
Bintang Madura United, Andik Vermansah. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Bangkalan - Penyerang sayap Madura United, Andik Vermansah, mengaku gundah mengetahui akan menghadapi Persebaya Surabaya pada semifinal Piala Presiden 2019. Pertandingan leg pertama digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (3/4/2019) sore.

Persebaya merupakan mantan klub Andik. Pemain berusia 27 tahun itu membela tim tersebut pada 2008-2013. Bahkan, dia termasuk pemain yang pernah merasakan didikan klub berjulukan Bajul Ijo di karier junior.

Advertisement

Andik sempat berujar tidak akan mau bermain melawan Persebaya saat awal musim ini bergabung Madura United. Bahkan, ketentuan itu sudah diatur dalam kontraknya bersama klub asal Pulau Garam itu.

Pertandingan tersebut bakal jadi kali pertama buat Andik menghadapi Persebaya dalam kariernya. Saat ditanya, dia tidak memberikan kepastian jawaban mengenai keinginannya turun di laga tersebut.

“Saya memang punya perjanjian soal pertandingan Persebaya dengan Madura United. Itu sudah diatur terserah saya mau main atau tidak. Kemungkinan besar, sesuai permintaan Bonek yang ingin melihat saya main,” kata Andik saat ditemui Bola.com setelah latihan tim di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Senin sore (1/4/2019).

“Tetapi, keputusannnya belum saya buat. Memang saya perlu pikirkan betul-betul dan komunikasi dengan pelatih,” imbuh pemain berusia 27 tahun tersebut.

Andik masih menjalani latihan secara normal. Dia menyempatkan bersenda gurau dengan Greg Nwokolo dkk. Andik mulai mempertimbangkan keinginan bertanding melawan Persebaya karena beberapa faktor. Satu di antaranya adalah desakan Bonek yang ingin melihatnya bertanding lagi di Stadion Gelora Bung Tomo.

Beberapa pihak sempat menyebutnya sebagai pemain yang tidak profesional karena enggan melawan Persebaya Surabaya. Namun, pertandingan itu belum digelar sehingga Andik juga belum memastikan akan turun.

“Saya tahu saya harus profesional, tetapi semua orang tahu saya punya hati. Dalam arti, sekarang kembali pada saya. Besok saja, saya pikirkan dulu. Meskipun orang bilang tidak profesional, itu urusan mereka,” ucap pemain kelahiran Jember tersebut.

Berita Terkait