7 Bulan Tak Sukses di Timnas Thailand U-23, Alexandre Gama Mundur

oleh Aning Jati diperbarui 13 Jun 2019, 00:15 WIB
Alexandre Gama, pelatih Timnas Thailand U-23. (Bola.com/Dok. FAT)

Bola.com, Jakarta - Kerja sama Alexandre Gama dengan Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) resmi berakhir. Gama memilih mundur dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Thailand U-23 dan U-22, setelah gagal membawa tim asuhannya itu jadi juara Merlion Cup 2019.

Pada turnamen segi empat di Singapura itu, Timnas Thailanda U-22 kalah 0-1 dari tim tuan rumah dengan skor 0-1 (9/6/2019).

Advertisement

Dua hari berselang atau pada Selasa (11/6/2019), pelatih yang terbilang kenyang dengan sepak bola Thailand itu mengajukan pengunduran diri. 

Kendati terbilang sukses di level klub, dengan membawa Buriram United jadi juara Thai League pada 2014 dan 2015, yang membuat FAT tertarik menariknya ke timnas, rupanya tangan dingin Gama kali ini tak berhasil.

Ia gagal mempersembahkan satu pun gelar juara sejak kedatangannya ke Timnas Thailand U-23 pada awal November 2018.

Timnas Thailand U-22 kalah 1-2 dari Indonesia di final Piala AFF U-22 2019, kalah telak 0-4 dari Vietnam pada kualifikasi Piala AFC U-23 2020, serta terakhir di ajang Merlion Cup 2019.

Permainan yang diusungnya ke timnas juga dianggap tak mengesankan. Alhasil, kiprahnya di Timnas Thailand U-23 dan U-22 hanya berusia tujuh bulan, setelah FAT menerima pengunduran dirinya.

"Dia sudah mengajukan pengunduran diri dan kami tak akan menghalanginya," ujar Patit Supapong, Wakil Sekjen FAT.

"Sebuah kehormatan buat saya bekerja bersama Timnas Thailand. Sangat disayangkan kami tak sukses," timpal Gama.

Selepas mundur dari kursi pelatih Timnas Thailand U-23 dan U-22, Gama disebut akan melatih klub Thai League 1, SCG Muang Thong United.

Sementara FAT masih belum memutuskan pengganti Gama. Rumor yang muncul, FAT akan membidik kalangan mantan pemain timnas untuk menduduki kursi panas pelatih.

Sumber: Bangkok Post

Berita Terkait