Syaifuddin Ingin Mengalahkan Madura United dalam Momen HUT Persebaya

oleh Aditya Wany diperbarui 18 Jun 2019, 19:10 WIB
Bek Persebaya, Mokhamad Syaifuddin baru saja menjalani operasi pengangkatan lipoma di Rumah Sakit Premier, Surabaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Stoper Persebaya, Mokhamad Syaifuddin, tak ingin timnya gagal menang lagi. Dia bertekad membawa Bajul Ijo mengalahkan Madura United dalam leg pertama peremapat final Piala Indonesia 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (19/6/2019).

Kebetulan, Persebaya tepat berulang tahun yang ke-92 pada Selasa hari ini (18/6/2019). Sebagai putra asli Surabaya, Syaifuddin ingin memberikan kado manis dengan menunjukkan penampilan apik dan menundukkan Laskar Sape Kerrab.

Advertisement

"Saya ucapkan selamat ulang tahun untuk klub kebanggaan, Persebaya. Semoga jaya selalu. Saya hanya ingin mempersembahkan kemengan untuk Persebaya. Kemenangan itu akan menjadi kado di hari ulang tahun," kata Syaifuddin, Selasa (18/6/2019).

Syaifuddin saat ini menjadi pemain belakang yang cukup produktif bersama Persebaya. Pemain berusia 26 tahun itu mencetak satu dari tiga gol yang dibukukan Bajul Ijo dalam tiga pertandingan di Shopee Liga 1 2019. Terakhir, dia juga mencetak satu gol saat imbang 1-1 dalam uji coba kontra PSID Jombang (15/6/2019).

Akan tetapi, pemain jebolan SAD Uruguay itu tidak memprioritaskan target kembali menyumbang gol untuk Persebaya. Dia hanya ingin klub kebanggaan Bonek itu kembali ke jalur kemenangan karena belum menang sejak pertengahan Mei lalu.

"Saya bersyukur kalau bisa mencetak gol ke gawang lawan. Saya pribadi tidak menganggap itu penting, karena yang lebih penting Persebaya bisa menang. Kalau bisa mencetak gol, juga harus bisa memberi kemenangan," imbuhnya.

Tantangan untuk menaklukkan Madura United tentu saja tidak akan mudah dilewati oleh Persebaya dalam pertandingan. Sebab, Madura United akan datang dengan pemain andalan yang telah bermain reguler dan berperan penting meraih tiga kemenangan di Liga 1 2019.

"Madura United bukan cuma beberapa pemain saja. Setiap tim punya 11 orang pemain. Kalau bisa menang di pertandingan ini, leg kedua kami akan lebih aman," ucap mantan pemain Timnas Indonesia U-23 itu.