Eero Markkanen Kecewa PSM Gagal ke Final Zona ASEAN Piala AFC 2019

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 26 Jun 2019, 22:15 WIB
Striker PSM Makassar, Eero Markkanen, terjatuh saat berebut bola dengan pemain Becamex Binh Duong pada laga semifinal Zona ASEAN Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Rabu (26/6). PSM menang 2-1 atas Becamex Binh Duong. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Cibinong - Penyerang PSM Makassar, Eero Markkanen, menyesali hasil leg kedua semifinal Zona ASEAN Piala AFC 2019 yang membuat timnya tersingkir. Meski demikian, Markkanen menyebut timnya sudah berusaha maksimal.

PSM mengawali laga tersebut dengan ketertinggalan agregat 0-1 hasil kekalahan pada leg pertama. Petaka kemudian bertambah setelah Becamex mencetak gol pada menit ke-45+3' melalui aksi Wander Luiz.

Advertisement

Gol itu dikatakan Eero Markkanen menambah tekanan buat PSM. Pasukan Darije Kalezic tentu harus mampu mencetak tiga gol untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.

"Kami tertekan (setelah Becamex mencetak gol pada akhir babak pertama). Semua orang tahu apa yang harus kami lakukan (untuk mencetak tiga gol)," kata Markkanen kepada wartawan seusai pertandingan.

Pada babak kedua, PSM sejatinya mampu memecah kebuntuan dan membalikkan keadaan menjadi 2-1. Gol-gol Juku Eja dicetak Ho Tan Tai (75'-bunuh diri) dan Aaron Evans (87'). Sayangnya, setelah itu tak ada gol tambahan lagi dari PSM.

"Semua pemain kemudian berusaha memberikan segalanya untuk bisa mencetak tiga gol. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, namun gol-gol yang ada tidaklah cukup," ujar pemain berpaspor Finlandia itu.

PSM Makassar mengakhiri pertandingan leg kedua semifinal Zona ASEAN Piala AFC 2019 dengan kemenangan 2-1. Namun, Becamex Binh Duong yang berhak melaju ke final karena unggul aturan gol tandang dengan agregat akhir 2-2.

2 dari 2 halaman

Pujian dari Pelatih

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, saat melawan Becamex Binh Duong pada laga semifinal Zona ASEAN Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Rabu (26/6). PSM menang 2-1 atas Becamex Binh Duong. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sementara itu, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic menilai, timnya bermain baik sepanjang laga. Namun, pelatih asal Bosnia itu menyesalkan gol yang dicetak Becamex pada menit-menit akhir babak pertama.

"Saya bangga pada semua pemain. Saya rasa para pemain sudah mewakili Indonesia dan mempersembahkan sesuatu yang bagus di mata pecinta sepak bola Tanah Air. Mereka layak mendapatkan pujian," kata Darije Kalezic seusai pertandingan.

"Kami tampil dominan pada laga ini dan menciptakan banyak peluang. Pada babak pertama, seharusnya kami bisa unggul 1-0. Akan tetapi, sayangnya malah kebobolan pada akhir babak pertama," ujar Kalezic.

PSM Makassar harus segera bangkit dari keterpurukan karena tersingkir dari Piala AFC 2019. Pasukan Ramang kini dihadapkan pada semifinal Piala Indonesia 2018 dan laga-laga yang sudah menanti di Shopee Liga 1 2019.

Berita Terkait