Hafiz / Gloria Ungkap 3 Kunci Mendepak Ganda Campuran Nomor Satu Dunia

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 26 Jul 2019, 13:55 WIB
Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja melenggang ke babak kedua Kejuaraan Bulutangkis Asia 2019 setelah menundukkan ganda China, Zhang Nan/Li Yinhui, dalam permainan sengit tiga gim dengan skor 21-11, 19-21, 25-23, di Wuhan, China, Selasa (23/4/2019). (PBSI)

Bola.com, Tokyo - Ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja mengungkap kunci mendepak ganda nomor satu dunia, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, dalam perempat final Jepang Terbuka 2019, di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jumat (26/7/2019).

Ada tiga hal yang menjadi kunci kesuksesan mereka melangkah ke semifinal, setelah menyudahi perlawanan Zheng Siwei/Huang Yaqiong, dengan skor 21-17, 15-21, 21-19.

Advertisement

Bagi Hafiz/Gloria, ini merupakan semifinal turnamen level super 750 yang pertama. Kunci pertama lolos ke semifinal dengan menumbangkan pasangan China ialah tampil tanpa beban.

"Kami awalnya nothing to lose, tapi tidak mau kalah begitu saja. Memang pada akhir sempat ragu-ragu bisa mengalahkan mereka, tapi pikiran negatif itu saya buang," kata Gloria setelah pertandingan

Hafiz/Gloria membuat Zheng/Huang tak dapat langsung menembus dengan satu-dua kali serangan. Mereka juga bermain lebih aman dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri.

"Kunci yang paling penting dari kemenangan hari ini adalah bisa mengurangi kesalahan dan dari servisnya. Kami menerapkan permainan cepat, membuat mereka lari-lari dan ungguli permainan depan. Kami juga lebih tenang dalam mengembalikan bola-bola mereka," ungkap Hafiz.

Hafiz/Gloria mengatakan bahwa pola permainan yang mereka terapkan bisa meredam pergerakan Zheng/Huang yang biasanya lebih agresif.

"Kalau mereka yakin, memang bolanya susah-susah, banyak bola silang. Tapi mungkin lawan sudah ter-block oleh Gloria, saya pun main aman. Dalam hati tetap ada keyakinan bisa menang dari mereka," kata Hafiz.

Pada semifinal Jepang Terbuka 2019, Hafiz/Gloria akan bertemu kompatriot mereka, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Sumber: PBSI

 

2 dari 2 halaman

Melawan Praveen/Melati

Pasangan Indonesia, Praveen Jordan/Melati Oktavianti, saat bertanding melawan wakil Jerman, Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich pada Indonesia Open 2019 di Istora, Jakarta, Selasa (16/7). Pasangan Indonesia takluk 20-22, 14-17. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Hafiz/Gloria bakal menghadapi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Praveen/Melati yang berstatus unggulan ketujuh ini lolos setelah menundukkan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, dua gim langsung, 21-15, 21-15.

Menanggapi laga 'perang saudara' melawan Praveen/Melati, Hafiz/Gloria akan tetap berjuang maksimal untuk merebut tiket final.

Laga besok merupakan semifinal turnamen level super 750 pertama bagi Hafiz/Gloria. Mereka pernah menembus semifinal turnamen level super 1000 di Blibli Indonesia Open 2018.

"Untuk besok, walaupun melawan teman sendiri tapi kami akan tetap fight, hasil belakangan yg penting in dulu mainnya," ucap Gloria.

Berita Terkait