Fakhri Husaini Beri Libur Iduladha untuk Timnas Indonesia U-18

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 11 Agu 2019, 17:40 WIB
Pelatih Fakhri Husaini menilai memberikan waktu libur Iduladha dan istirahat untuk menjadi menjadi salah satu program latihan non teknis. (dok. PSSI)

Bola.com, Ho Chi Minh - Pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini, meliburkan anak asuhnya sehari jelang bentrok melawan Laos pada laga keempat Piala AFF U-18 2019. Waktu libur tersebut diberikan Fakhri agar anak asuhnya bisa beristirahat sekaligus merayakan Hari Raya Iduladha.

Fakhri Husaini dan anak asuhnya yang beragama Islam melakukan Salat Iduladha di Mesjid Musulmane, Ho Chi Minh, Minggu (11/8/2019). Rombongan harus menempuh jarak 38 kilometer dari hotel ke mesjid tersebut.

Advertisement

Menurut Fakhri, ia sengaja meliburkan tim agar bisa menikmati waktu Iduladha. Hal itu dikatakannya sebagai program latihan nonteknis.

"Hari ini, tim saya liburkan. Tidak ada jadwal latihan karena berkenaan dengan Hari Raya Idul Adha. Tadi pagi, kami yang beragama muslim menjalankan ibadah solat Ied di salah satu masjid tertua di kota Ho Chi Minh yang bernama Musulmane Mosquee," kata Fakhri seperti dikutip situs resmi PSSI.

Fakhri berharap pemberian waktu libur bisa menyeimbangkan mental pemain yang jauh dari keluarga. Dengan demikian, sesi latihan jelang pertandingan melawan Laos akan dilakukan pada pagi harinya jelang pertandingan, Senin (12/8/2019).

"Ibadah dan istirahat juga termasuk bagian dari program latihan nonteknis kami. Latihan teknis kami akan lakukan besok pagi," ucap Fakhri.

Timnas Indonesia U-18 tampil apik pada Piala AFF U-18 2019. Bagus Kahfi cs. saat ini memuncaki klasemen sementara dengan raihan sembilan poin, unggul selisih gol dari Myanmar yang ada di urutan kedua.

2 dari 2 halaman

Tak Meremehkan Laos

Timnas Indonesia U-18 di Piala AFF U-18 2019. (Dok. PSSI)

Pertandingan melawan Laos diprediksi akan berlangsung sengit. Laos membutuhkan kemenangan untuk bisa menjaga asa lolos ke babak semifinal.

Begitu juga dengan Timnas Indonesia U-18 yang juga butuh kemenangan. Tambahan tiga poin bakal membuat Timnas Indonesia U-18 lebih berpeluang untuk lolos.

Meski, memiliki start yang mulus dan produktif dalam tiga laga yang sudah dimainkan, pelatih Fakhri Husaini tak ingin jemawa. Menurut Fakhri, Laos adalah tim yang sangat berbahaya dan agresif.

"Laos patut kami waspadai. Sejauh ini mereka sudah mengoleksi dua kemenangan, ketika melawan Brunei dan Filipina. Melawan Laos, kami tak mau mengendurkan serangan, tetap tampil agresif seperti, menyerang, bermain efektif dalam bertahan dan saat menyerang," tegas Fakhri.