2 Alasan Jose Mourinho Ingin Jual Anthony Martial Sewaktu Melatih Manchester United

oleh Hanif Sri Yulianto diperbarui 26 Agu 2019, 20:50 WIB
Akibatnya pemain tersebut jarang diberikan kesempatan bermain. Sehingga Manchester United gagal menunjukan performa impresif di setiap pertandingan. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho sempat berniat menjual Anthony Martial sebelum ia dipecat oleh Manchester United. Menurut The Times, dikutip Metro (26/8/2019), Mou menilai pemain berpaspor Prancis tersebut memiliki mental yang lemah dan tidak mampu mengatasi masalah itu.

Mourinho juga merasa Martial terlalu banyak merajuk selama pertandingan. Alhasil, Mourinho ingin Manchester United menjual Martial dan membeli Ivan Perisic dari Inter Milan.

Advertisement

Manchester United menghabiskan lebih dari 50 juta pounds (sekitar Rp872 miliar) untuk memboyong sang pemain dari AS Monaco pada musim panas 2015.

Namun akhirnya bukan Martial yang dijual, malah Mourinho yang dipecat. Ed Woodward lebih memilih menendang keluar Mou sebelum musim kompetisi 2018-2019 usai.

Martial menjadi satu diantara pemain yang mendapat manfaat dari kepergian Mourinho. Manajer pengganti, Ole Gunnar Solskjaer, hingga kini sering memainkan Martinal di lini serang Manchester United.

Manchester United harus berjuang keras musim lalu dan pada awal musim 2019-2020. Martial kini telah mencetak 12 gol dalam 30 pertandingan.

2 dari 2 halaman

Musim yang Berat Bagi Martial

Striker Manchester United (MU), Anthony Martial (PAUL ELLIS / AFP)

Selepas kepergian Romelu Lukaku ke Inter Milan, Manchester United kehilangan sosok striker utama. The Red Devils kini mempercayakan posisi itu pada Marcus Rashford dan Martial.

Martial telah mencetak dua gol dari tiga pertandingan pada awal musim ini. Namun, sang pemain tidak bisa mencegah kekalahan Manchester United di kandang sendiri saat menjamu Crystal Palace, Sabtu (24/8/2019).

"Mereka mencetak dua dan kami hanya mencetak satu. Kami tidak cukup ganas di depan gawang mereka dan Crystal Palace mencetak dua gol dengan sangat mudah," kata Solskjaer.

"Saya pikir kami berhasil di babak kedua, walau tidak bisa mencapai target. Kami telah mendominasi permainan tetapi kami belum mengendalikannya," tutup Solskjaer.

Sumber : Metro

Berita Terkait