Pelatih Semen Padang Bersyukur Tahan Madura United

oleh Aditya Wany diperbarui 28 Agu 2019, 22:40 WIB
Diego Assis (Madura United) berduel melawan pemain Semen Padang di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Rabu (28/8/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Pamekasan - Semen Padang secara mengejutkan mampu mencuri poin di kandang Madura United. Kedua tim bermain sama kuat 1-1 dalam laga Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Rabu (28/8/2019).

Madura United unggul terlebih dulu setelah bek Semen Padang, Agung Prasetyo, melakukan gol bunuh diri ada menit ke-18. Tim Kabau Sirah menyamakan skor pada menit ke-78 berkat tendangan jarak jauh Karl Max.

Advertisement

Keberhasilan mencuri satu poin di laga ini seperti mendapat kemenangan bagi Semen Padang. Sebab, status mereka  klub penghuni dasar klasemen, sementara Madura United adalah tim paoan atas.

"Yang jelas kami mensyukuri hasil ini. Pemain bermain luar biasa dan menjalankan instruksi yang saya sampaikan. Bagaimanapun, Madura United tim yang bagus," kata Weliansyah, pelatih Semen Padang.

"Kami lebih tenang dan pertandingan ini jadi bukti. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pemain yang luar biasa malam ini," imbuhnya.

Pemain Semen Padang terbukti mampu meredam agresivitas Madura United. Mereka bisa membaca pergerakan lawan dengan mengandalkan pertahanan yang lebih kuat.

2 dari 2 halaman

Masih di Zona Degradasi

Duel Madura United vs Semen Padang di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Rabu (28/8/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Meski demikian, Semen Padang bukannya tanpa cela. Tim Kabau Sirah beberapa mampu menciptakan peluang yang gagal berbuah gol. Padahal, pertahanan Madura United sangat kacau.

"Kami banyak peluang, tapi ada masalah ketenangan dalam penyelesaian. Ini menjadi bahan evaluasi. Mudah-mudahan ke depan jadi lebih baik," tutur Weliansyah.

Meski menambah poin, Semen Padang masih belum mentas dari zona degradasi. Irsyad Maulana dkk. masih berada di dasar klasemen dengan 11 poin dari 15 pertandingan.