Kalah di F1 GP Singapura, Lewis Hamilton Ultimatum Mercedes

oleh Hesti Puji Lestari diperbarui 24 Sep 2019, 00:00 WIB
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton berselebrasi setelah berhasil menjuarai GP Hungaria di Sirkuit Hungaroring, Mogyorod, (29/7). Kemenangan Hamilotn menjadi yang kelima sepanjang musim ini. (AP Photo/Laszlo Balogh)

Bola.com, Jakarta - Lewis Hamilton memberi peringatan kepada timnya, Mercedes-AMG, usai kalah dari pembalap andalan Ferrari, Sebastian Vettel, pada F1 GP Singapura di Sirkuit Marina Bay, Minggu (22/9/2019). Hamilton disebut mewaspadai ancaman Vettel di sisa seri Formula 1 musim ini.

"Anda tidak tahu betapa kerasnya saya bekerja di belakang kemudi pada setiap balapan. Dengan hasil di Singapura lalu, saya khawatir peluang saya untuk menuju gelar juara dunia bisa hilang," kata Hamilton seperti dukutip dari The Sun, Senin (23/9/2019).

Advertisement

Kekhawatiran Hamilton tersebut bisa dimaklumi. Sejumlah pengamat meyakini kalau Sebastian Vettel akan bangkit usai kemenangan perdananya pada F1 GP Singapura akhir pekan kemarin.

Sebelumnya, superioritas Hamilton hampir tak terbendung. Dari 15 balapan yang telah dilalui, pembalap asal inggris itu berhasil mencatatkan 12 podium dengan delapan kemenangan.

Situasi tersebut membuat Hamilton kukuh di puncak klasemen sementara dengan raihan 298 poin. Usai F1 GP Singapura, Hamilton kini hanya terpaut 65 poin dari Valtteri Bottas yang bercokol di posisi dua dan selisih 102 poin dari rivalnya, Sebastian Vettel.

Kondisi tersebut diyakini membuat Lewis Hamilton merasa tertekan. Apalagi, balapan masih menyisakan enam seri lagi. Itu berarti, masih ada kesempatan untuk Bottas, Leclerc, dan Vettel menjegal superioritasnya musim ini.

 

2 dari 2 halaman

Konflik Internal

Pembalap Ferrari Sebastian Vettel berselebrasi di podium setelah memenangkan balapan Formula Satu (F1) Grand Prix Singapura di Sirkuit Jalan Marina Bay, Singapura (22/9/2019). Vettel berhasil menjuarai balapan dengan catatan waktu 1 jam:58menit:33.667 detik. (AP Photo/Vincent Thian)

Perhelatan F1 GP Singapura akhir pekan kemarin tampaknya bukan hanya menyulut api kompetisi antara Mercedes dengan Ferrari, namun juga pada internal tim sendiri.

Ferrari disebut sengaja menumbalkan Charles Leclerc demi memberikan kemenangan pertama Sebastian Vettel musim ini. Melansir sumber yang sama, Leclerc disuruh melakukan pitstop satu lap untuk memberi Vettel kesempatan ke pit lebih awal.

Kabarnya, Leclerc sempat tak setuju dengan strategi pitstop yang diterapkan kepala tim Ferrari, Mattia Binotto, akhir pekan kemarin. Namun, Binotto mengatakan kalau itu hanya strategi untuk keunggulan tim.

Benar saja, dua pembalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc, kini sama-sama duduk di lima besar klasemen sementara dengan raihan 200 dan 194 poin.

Sumber: The Sun