Arema Lega Duo Timnas Indonesia Tiba di Samarinda

oleh Iwan Setiawan diperbarui 18 Okt 2019, 17:40 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Dendi Santoso, saat latihan jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK, Jakarta, Rabu (2/10). Indonesia akan berhadapan dengan Uni Emirat Arab. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Samarinda - Arema sudah memulangkan dua pemain inti, Ahmad Alfarizi dan Dedik Setiawan, setelah pertandingan kontra PSM Makassar (16/10/2019). Hal itu membuat Kekuatan Singo Edan kembali berkurang untuk laga tandang selanjutnya, melawan Persipura Jayapura (20/10/2019), di Stadion Aji Imbut, Tenggarong.

Namun, pada Jumat hari ini (18/10/2019), tim pelatih Arema agak lega karena ada dua tambahan amunisi yang tiba di Samarinda, menyusul tim. Mereka adalah dua pemain Timnas Indonesia, Hanif Sjahbandi dan Dendi Santoso.

Advertisement

Sejak awal Oktober 2019, keduanya sudah meninggalkan Arema untuk memenuhi panggilan ke Timnas Indonesia. Kini agenda timnas untuk sementara. Keduanya terbang dari Bali menuju Samarinda untuk bersiap melawan Persipura Jayapura.

"Dendi dan Hanif sudah tiba. Tentu jadi tambahan kekuatan. Mereka dibutuhkan untuk mengisi pos yang ditinggalkan sejumlah pemain," kata Kuncoro, asisten pelatih Arema.

Dendi kemungkinan besar kembali di sektor sayap kanan Arema. Hal itu sekaligus mengisi lubang yang ditinggalkan Dedik Setiawan lantaran cedera lagi. Sedangkan Hanif punya lebih banyak opsi. Pemain berusia 22 tahun ini bisa ditempatkan sebagai stopper maupun gelandang bertahan.

2 dari 2 halaman

Masih Krisis Stoper

Pemain Timnas Indonesia, Hanif Sjahbandi, mengontrol bola saat latihan di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Senin (14/10). Latihan ini persiapan jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Vietnam. (Bola.com/Aditya Wany)

Saat ini Arema masih krisis stoper. Meski, dalam lawatan ini ada tiga stoper murni yang dibawa, yakni Arthur Cunha, Ikhfanul Alam, dan Rachmat Latief.

Namun, Alam dalam pertandingan menghadapi PSM mengalami masalah di kepala dan ditarik keluar. Sementara Rachmat masih jadi opsi terakhir jika sudah tidak ada pemain lain yang bisa diturunkan sebagai stopper.

Hal itu berarti ada kemungkinan Hanif turun sebagai stopper atau gelandang bertahan melawan Persipura.

Apalagi pelatih Arema, Milomir Seslija, menegaskan butuh lini tengah yang tangguh untuk melawan tim berjulukan Mutiara Hitam tersebut.

Hanya, Hanif dan Dendi hanya bisa mengikuti sekali sesi latihan sebelum menantang Persipura karena pada hari ini Arema sudah menggelar sesi latihan pagi. Sementara keduanya baru tiba siang hari di Samarinda.

Jadi, baru bisa dilihat dalam latihan besok seperti apa instruksi khusus yang akan diberikan Milo kepada dua pemain Timnas Indonesia senior itu. 

Berita Terkait