Kevin De Bruyne Cuek dengan Rekor Buruk Manchester City di Kandang Liverpool

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 08 Nov 2019, 16:15 WIB
Kevin de Bruyne, gelandang serang Manchester City. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Manchester - Kevin De Bruyne tak mau ambil pusing melihat rekor buruk Manchester City di Anfield. Baginya, yang terpenting saat ini adalah bersiap dan fokus menghadapi Liverpool, Jumat (8/11/2019).

Manchester City yang berstatus juara bertahan Premier League akan menyambangi markas Liverpool demi satu tujuan, yakni meraih kemenangan. Saat ini, anak asuh Pep Guardiola masih berada di posisi kedua dan terpaut enam poin dari Mohamed Salah dkk.

Advertisement

Kemenangan pada laga nanti tak cuma memangkas perbedaan jarak poin saja. Lebih dari itu, tambahan tiga poin juga akan menyudahi rentetan rekor buruk City di Anfield.

Gelandang serang City, Kevin De Bruyne menegaskan statistik seperti itu bukanlah hal penting. Ia tidak peduli rekor dan semacamnya, sebab yang utama adalah menyiapkan fisik dan mental.

"Saya tidak peduli," kata De Bruyne kepada Sky Sports.

"Banyak faktor yang akan menjadi penentu pertandingan. Lagipula, bisa apa pemain setelah melihat statistik?"

"Laga nanti sama saja dengan laga-laga lainnya. Kami tahu ini pertandingan besar. Liverpool tengah bagus-bagusnya, sementara kami baru saja menelan hasil minor. Kuncinya adalah menyiapkan diri untuk hari Minggu nanti," katanya lagi.

 

2 dari 2 halaman

Tak Sabar Merasakan Atmosfer Anfield

Suporter Liverpool memberikan dukungan saat melawan Wolverhampton pada laga Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Minggu (12/5). Liverpool menang 2-0 atas Wolves. (AFP/Paul Ellis)

Puluhan ribu suporter dan ratusan juta pasang mata di seluruh dunia akan tertuju pada Stadion Anfield. De Bruyne mengaku sudah tak tahan merasakan astmosfer dan tekanan dari pendukung Liverpool.

"Pemain profesional ingin bermain di hadapan 50, 60, 70, 80 ribu orang. Profesional ingin memuaskan mereka," sambungnya.

"Anda berlatih keras untuk laga-laga seperti ini. Saya tipikal orang yang suka berkompetisi dan menjadi yang terbaik. Untuk menjadi yang terbaik, Anda harus mengalahkan yang terbaik dari yang terbaik," pungkas gelandang asal Belgia itu.

Sumber: Sky Sports