2 Hal Unik di Balik Kekagetan Dedi Gusmawan Dapat Panggilan ke Timnas Indonesia

oleh Aning Jati diperbarui 10 Nov 2019, 17:45 WIB
Dedi Gusmawan, bek senior Semen Padang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Padang - Bek tengah Semen Padang, Dedi Gusmawan, mengaku kaget menerima panggilan gabung Timnas Indonesia. Dedi jadi satu di antara 23 pemain yang disiapkan tim pelatih Timnas Indonesia untuk laga kontra Malaysia.

Duel melawan rival abadi itu tersaji di Stadion Nasional, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019), dalam partai kelima penyisihan Grup G putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Advertisement

Ini jadi panggilan pertama Dedi ke Timnas Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Pada 2016, saat masih memperkuat klub Myanmar, Zeyar Shwe Myay ia mendapat panggilan gabung Tim Merah-Putih.

Timnas Indonesia saat masih dilatih Alfred Riedl. Uniknya, ketika itu, ia juga disiapkan untuk laga kontra Malaysia.

"Jujur, awalnya saya kaget mendapat panggilan. Tak menyangka masih bisa dipercaya memperkuat timnas. Apalagi masih banyak pemain muda yang bagus," ujar Dedi seperti dilansir dari situs resmi Semen Padang, Minggu (10/11/2019).

Dedi saat ini sudah berusia 33 tahun. Jadi, pemanggilan ke Timnas Indonesia ini sangat ia syukuri. Sebagai gantinya, ia berjanji memberikan yang terbaik andai dipercaya masuk skuat inti.

"Saat ini fokus persiapan menghadapi Malaysia dulu. SIapa nanti yang dimainkan, itu keputusan pelatih yang harus didukung bersama," kata mantan bek Mitra Kukar itu.

2 dari 2 halaman

Hal Menarik

Pemain anyar Semen Padang, Dedi Gusmawan, saat melakoni latihan bersama skuat Kabau Sirah, Senin (8/4/2019) pagi. (Bola.com/Arya Sikumbang)

Hal menarik lain dari pemanggilan kali ini, berarti Dedi Gusmawan selalu mendapat kesempatan gabung ke Timnas Indonesia di setiap klub berbeda yang dibelanya. 

"Alhamdullilah, rezeki dari 2007 dengan beberapa klub berbeda selalu mendapat panggilan gabung ke timnas. Pada 2007 saat membela PSDS, 2010 bersama PSPS Pekan Baru, 2014 bersama Mitra Kukar, 2016 saat bersama Zeyar Shwe, dan sekarang di Semen Padang juga dapat panggilan," tutur Dedi.

Dedi Gusmawan memang seolah kembali "lahir" bersama Semen Padang. Kendati, tim Kabau Sirah kini sedang berjuang lepas dari zona degradasi di Shopee Liga 1 2019. Peran Dedi seolah tak tergantikan sepanjang musim ini.

Ia selalu tampil penuh dalam setiap pertandingan, dan hanya absen saat mengantongi hukuman akumulasi kartu. Dedi juga tercatat sebagai satu di antara pengoleksi intersep terbanyak.

Di sisi lain, Semen Padang juga mengirim satu lagi pemain ke Timnas Indonesia untuk menghadapi Malaysia. Selain Dedi, ada kiper Teja Paku Alam, yang belakangan sudah langganan mendapat pemanggilan.

Kedua pemain bertolak menuju Jakarta untuk memenuhi pemanggilan itu pada Minggu hari ini (10/11/2019).

Sumber: Semen Padang

Berita Terkait