Jadi Rookie MotoGP, Fabio Quartararo Kaget dengan Popularitas

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 13 Nov 2019, 08:15 WIB
Pembalap tim Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, berhasil meraih pole position MotoGP Thailand, Minggu (6/10/2019). (AFP/Lillian Suwanrumpha)

Bola.com, Jakarta Nama Fabio Quartararo melambung setelah meraih enam podium dan lima pole position di MotoGP 2019. 

Ia pun diprediksi bakal mendapat sejumlah tawaran menggiurkan untuk musim 2021. Kabarnya, enam tim pabrikan siap menggoda rookie terbaik MotoGP 2019 tersebut setelah kontraknya dengan Yamaha habis.

Advertisement

Kabar tersebut bukan isapan jempol semata. Manager tim Ducati, Davide Tardozzi, menjadi orang pertama yang membuat spekulasi tersebut mencuat ke permukaan.

Quartararo berada di posisi keenam dengan 172 poin di bawah Danilo Petrucci. Ia pun masih punya peluang untuk masuk lima besar bila tampil maksimal di MotoGP Valencia akhir pekan ini. 

Pembalap asal Prancis itu pun merasa kaget dengan popularitasnya. Ketika menghadiri EICMA 2019, ia diserbu oleh banyak penggemar.

"Hidup saya berubah drastis dalam beberapa bulan terakhir. Saya merasa aneh ketika banyak yang meminta tanda tangan dan selfie," kata Fabio Quartararo, dikutip dari GPone.

Meski sudah meraih polularitas, pembalap berusia 20 tahun itu tidak mau mabuk kepayang. Ia merasa belum puas dengan pencapaian pada MotoGP musim ini.

2 dari 2 halaman

Fokus di Yamaha

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, berhasil meraih status rookie terbaik MotoGP 2019 setelah finis kedua di MotoGP Jepang yang berlangsung di Sirkuit Twin Ring Motegi, Minggu (20/10/2019). (AFP/Toshifumi Kitamura)

Dengan rumor dibidik tim-tim pabrikan, Fabio Quartararo mengaku akan fokus bersama Petronas Yamaha SRT pada MotoGP 2020.

"Target saya dan tim adalah jadi debutan terbaik, tetapi jelas menyenangkan mendapati ternyata kami berpeluang meraih hasil yang lebih baik lagi," katanya.

"Kami jelas akan mencoba mendapatkannya, kami juga nothing to lose. Target utama kami sudah terpenuhi, jadi kini kami akan mematok target baru," ujar Quartararo.

Berita Terkait