Jelang Persija Vs Persebaya: Aji Santoso Berharap Bonek dan The Jakmania Bisa Satu Tribune

oleh Aditya Wany diperbarui 17 Des 2019, 11:45 WIB
Aji Santoso, pelatih Persebaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Jakarta - Pertemuan antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya kembali tidak bisa dihadiri oleh suporter tamu. Dua tim dengan sejarah panjang di Indonesia itu akan berduel di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa malam (17/12/2019).

Suporter Persebaya Surabaya, Bonek, tidak bisa mendukung tim kebanggaannya karena mendapat sanksi larangan dari Komdis PSSI. Tapi, tanpa sanksi itu, mereka kemungkinan dilarang hadir ke stadion terbesar di Indonesia tersebut.

Advertisement

Penyebabnya, hubungan Bonek dengan The Jakmania, suporter Persija, sampai saat ini masih belum mencair. Keduanya memiliki rivalitas dan kerap terlibat perseteruan saat mendukung klub masing-masing.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, menyimpan harapan Bonek dan The Jakmania bisa kembali berada dalam satu tribune. Sebab, keduanya dikenal sebagai kelompok suporter dengan basis besar dan seharusnya bisa berdamai.

“Saya sangat yakin, kedua suporter cinta terhadap klubnya. Saya berharap jangan sampai merugikan yang lain. Dalam sepak bola tidak ada rivalitas memang tidak seru, tapi harus diiringi dengan hal-hal positif. Betapa indahnya kalau semua suporter bisa dalam satu tribune,” kata Aji.

Pertemuan terakhir Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya di Stadion GBK terjadi pada 29 November 2009, atau 10 tahun silam, dalam lanjutan ISL 2009-2010. Dalam pertandingan itu, Bonek juga tidak bisa hadir langsung ke stadion.

 

2 dari 2 halaman

Belum Bisa Mencair

Suporter Persija Jakarta, The Jakmania, memberikan dukungan saat melawan Becamex Binh Duong pada laga Piala AFC di SUGBK, Jakarta, Selasa (26/2). Kedua klub bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Setelah itu, hubungan keduanya sempat mencair. Bahkan, tokoh dari masing-masing kelompok, seperti Andie Peci dan Ferry Indrasjarief pernah duduk satu meja untuk berbincang. Sampai awal 2018, keduanya juga saling berkunjung.

Sayangnya, terjadi insiden kerusuhan dalam pertemuan kedua tim di Stadion Sultan Agung, Bantul, 3 Juni 2018. Laga itu juga terpaksa ditunda. Persija sebagai tim tuan rumah lantas menggunakan Stadion PTIK, Jakarta, untuk menjamu Bajul Ijo, 26 Juni 2018.

 Relasi dua kelompok suporter ini kembali menegang. Bonek tak bisa hadir ke Stadion PTIK dalam laga yang berakhir 1-1. The Jakmania juga terpaksa tidak bisa mendukung Macan Kemayoran yang ditekuk 0-3 oleh Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, 4 November 2018.

Hal itu masih berlanjut saat Persebaya kembali menjamu Persiija di Stadion GBT, 24 Agustus 2019. The Jakmnia lagi-lagi tidak mendapat kuota tiket dalam laga yang berkesudahan 1-1 di Shopee Liga 1 2019 tersebut.

“Ini pertandingan seru, tapi ingat setinggi apapun rivalitas hanya 90 menit pertandingan saja. Saya harap kedua tim bermain adil. Menang secara adil dan kalah juga harus menerima secara adil,” ucap Aji Santoso.

Pertemuan ini diprediksi bakal melahirkan duel seru pemain dari kedua kesebelasan. Selain rivalitas sengit mereka, Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya juga sama-sama on fire dengan berpesta gol dalam laga pekan sebelumnya.

Berita Terkait