Setelah Unai Emery, Giliran Freddie Ljungberg Ungkap Borok Mesut Ozil

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 23 Des 2019, 10:45 WIB
Mesut Ozil bersama Unai Emery. (AFP/Glyn Kirk)

Bola.com, London - Mesut Ozil menjadi kambing hitam atas performa buruk yang menimpa Arsenal musim ini. Unai Emery dan Freddie Ljungberg bergantian mengumbar kekurangan sang playmaker, baik itu teknis mau pun non-teknis.

Arsenal sempat menjalani tujuh laga berturut-turut di semua kompetisi tanpa meraih kemenangan. Tepat setelah kalah atas Eintracht Frankfurt di ajang Liga Europa, Emery resmi dipecat.

Advertisement

Namun demikian, ia menolak disalahkan. Sebaliknya, ia menyebut kalau Ozil punya peran di balik merosotnya performa The Gunners.

"Ada laga di mana anda bisa melihat kepiawaian Mesut, menghubungkan serangan. Tapi saya juga harus mencari pemain yang tepat di sekitarnya agar dia bisa merasa nyaman," ujar Emery dikutip dari Goal International.

"Dia punya talenta untuk membuat pemain lain menjadi lebih baik, tapi saat anda menginginkan tekanan agresif yang lebih, dia tak memiliki kualitas terbaik untuk melakukan itu," tutup Emery.

Emery masih lebih bijak karena merujuk pada faktor teknis. Ljungberg yang mengisi pos pelatih sementara Arsenal justru lebih blak-blakan mengungkap ketidaksukaannya terhadap Ozil.

"Bagi saya, setelah pertandingan saya ditanyai soal Mesut. Dia berjalan ke luar lapangan dan menendang sarung tangannya. Fans jelas tidak senang," buka Ljungberg di Arsenal.com.

"Mesut sedang cedera tetapi saya memang tidak akan memasukkan dia dalam skuad karena saya ingin membuat pernyataan bahwa saya tidak bisa menerima sikap seperti itu dari pemain Arsenal," lanjut Ljungberg.

Video

2 dari 2 halaman

Sampaikan Sikap Politik

Gelandang Arsenal, Mesut Ozil, tertunduk lesu setelah takluk 1-3 dari Manchester United pada laga pekan ke-15 Premier League 2017-2018 di Emirates Stadium, London, Sabtu (2/12/2017). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Mesut Ozil menjadi pemain sepak bola yang menjadi sorotan beberapa hari ini. Pemain Arsenal ini secara blak-blakan mengomentari kebijakan pemerintah China terhadap minoritas Muslim Uighur.

Atas komentar tersebut, stasiun televisi China menghapus pertandingan Arsenal melawan Manchester City dari jadwal penyiaran. Mereka juga menghapus karakter Ozil dari gim Pro Evolution Soccer edisi China.

Namun, ini bukan pertama kalinya Ozil tersangkut masalah terkait sikap politiknya. Pada medio 2018, ia juga mendapat masalah ketika berpose dengan Recep Tayyip Erdogan.

Foto tersebut memicu perdebatan besar bagi fans sepak bola Jerman yang berakhibat Ozil keluar dari Timnas Jerman. Ia pun kemudian mengeluarkan pernyataan panjang dan keras di Twitter.

Mesut Ozil menuduh Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) fanatik dan diskriminasi kerena nenek moyangnya yang berasal dari Turki. "Saya seorang Jerman ketika kami menang, tapi saya seorang imigran ketika kami kalah," tulis Ozil di media sosial Twitter.

Sumber: Goal International, Arsenal, Twitter