Gabung Ducati, Jack Miller Pede Mampu Kalahkan Marc Marquez

oleh Rizki Hidayat diperbarui 18 Jun 2020, 23:30 WIB
Pembalap Pramac Ducati, Jack Miller tampil konsisten di MotoGP Argentina (JUAN MABROMATA / AFP)

Bola.com, Jakarta - Jack Miller dipastikan akan memperkuat Ducati untuk MotoGP 2021. Bergabung dengan tim pabrikan asal Italia tersebut, Miller optimistis mampu mengalahkan Marc Marquez.

Pembalap berusia 25 tahun tersebut enggan meremehkan Marquez yang sukses merebut enam gelar juara dunia MotoGP. Meski begitu, Jack Miller yakin masih ada celah untuk menghentikan hegemoni Marc Marquez.

Advertisement

Menurut Miller, setiap pembalap pasti memiliki niatan untuk mengalahkan pembalap asal Spanyol tersebut. Dengan pengalaman yang sudah lima tahun, Miller yakin bisa melakukan hal tersebut.

"Tentu saya merasa bisa mengalahkannya, karena jika tidak, saya takkan melakukan apa yang saya lakukan. Saya terus berkembang dan makin dewasa di MotoGP," ujar Jack Miller.

"Tentu Marc Marquez luar biasa, dia naik ke MotoGP dan langsung juara pada musim debutnya. Tetapi, saya merasa sudah berada di jalan yang tepat, hanya saja saya butuh waktu yang lebih lama," lanjut pembalap yang musim ini membela Pramac Racing tersebut.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Enggan Disamakan dengan Stoner dan Bayliss

Jack Miller ketika mengaspal di Sirkuit Losail, Qatar pada sesi tes pramusim MotoGP 2020. (Twitter/Pramac)

Jack Miller juga mengomentari prestasi pembalap asal Australia yang kerap sukses bersama Ducati, seperti Casey Stoner yang menjuarai MotoGP 2007, dan Troy Bayliss yang tiga kali menjuarai WorldSBK.

Miller mengaku bangga pada tradisi tersebut. Meski begitu, dia enggan disamakan dengan Stoner dan Bayliss, serta tak mau terbebani untuk mengikuti jejak kedua kompatriotnya tersebut.

"Kami semua berbeda. Casey berbeda dari Troy, dan saya berbeda dari mereka. Mungkin saya agak lebih mirip Troy, tetapi saya punya gaya sendiri, beda dari yang lain," jelas Miller.

"Casey punya talenta alami dan menakjubkan melihatnya balapan. Mereka punya kualitas baik, namun semua berbeda, meski Australia punya tradisi yang sama di Ducati," lanjutnya.

Sumber: Sky Italia

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Anindhya Danartikanya/Published: 18/06/2020)

Berita Terkait