Shopee Liga 1 2020 Terhenti Tiga Bulan, Kiper Barito Putera Aditya Harlan Ceritakan Aktivitasnya untuk Isi Waktu Luang

oleh Nandang Permana diperbarui 19 Jun 2020, 18:00 WIB
Aditya Harlan bersama sang istri. (Bola.com/Permana Kusumadijaya)

Bola.com, Jakarta - Penjaga Gawang Barito Putera, Aditya Harlan mengambil hikmah dari terhentinya kompetisi Shopee Liga 1 2020 yang sudah memasuki tiga bulan.

Untuk diketahui, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menghentikan kompetisi Liga 1 pada pertengahan Maret mendatang seiring merebaknya wabah Covid-19.

Advertisement

Namun, kompetisi tersebut dipastikan kembali bergulir pada September mendatang. Tidak bertanding selama tiga bulan, Aditya Harlan, kiper berkepala plotos itu jadi mempunyai waktu luang untuk keluarga dan binatang peliharaannya.

Kiper kelahiran Jakarta itu mengaku, dibalik kesedihan akibat terhentinya kompetisi, ia mendapatkan berkah dari waktu luang yang panjang.

"Saya mengambil hikmahnya saja dari terhentinya kompetisi ini. Selain banyak mempunyai waktu luang untuk keluarga, terutama istri dan anak, saya pun jadi punya waktu untuk mengurus peliharaan saya, macam-macam burung, dan ikan Koi," kata Aditya Harlan kepada bola.com, Jumat (19/06/2020).

Selain berkumpul dengan keluarga dan mengurus peliharaannya, Aditya Harlan mengatakan aktivitas lainnya adalah membantu usaha kuliner keluarga besarnya.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Bantu Usaha Kuliner

Aditya Harlan bersama keluarga. (Bola.com/Permana Kusumadijaya)

Suami dari Fanissa Astari dan ayah dari seorang anak bernama Rakha Aufar Harlan iyu menyebut, sang ibu mempunyai usaha kuliner, sehingga ia pun mempunyai kesempatan untuk memasarkannya.

Berbagai macam kue betawi, setiap hari diolah sang ibu. Jika sudah siap jual, maka Aditya Harlan pun dengan sigap mengantarkan kue-kue tersebut kepada pemesannya.

"Kemudian saya bantu usaha kuliner keluarga besar saya. Ibu kebetulan suka membuat kue-kue khas Betawi seperti selendang mayang," kata Aditya Harlan.

"Nah, saya membantu memasarkannya lewat instagram dan sosial media lainnya. Alhamdulillah, bisa membantu ibu, karena pesanan mulai banyak," lanjutnya.

Meski mempunyai aktivitas dengan memanfaatkan waktu luang, sebagai atlet profesional, Aditya Harlan tetap menjalankan perintah staf kepelatihan untuk beratih mandiri. Meski ia sadar diri, untuk seorang kiper, berlatih mandiri sangat sulit.

"Latihan tetap jalan dengan baik. Tapi, ya kadang susah mencari tempatnya. Karena latihan bagi kiper itu berbeda sekali. Tapi, tetap berusaha maksimal dalam latihan mandiri," Aditya Harlan mengakhiri pembicaraan.

Berita Terkait