Kiper PSIS Antusias Menyambut Lanjutan Liga 1 2020

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 12 Jul 2020, 21:15 WIB
Aksi kiper PSIS Semarang, Joko Ribowo sebelum melakoni pertandingan. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Semarang - PSSI memastikan kelanjutan kompetisi Liga 1 2020 bergulir mulai 1 Oktober mendatang. Kabar tersebut tentu disambut baik para pesepak bola Tanah Air, termasuk kiper PSIS Semarang, Joko Ribowo.

Setelah PSSI memastikan kelanjutan kompetisi, PT LIB mengeluarkan surat keputusan surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020 yang ditandatangani Akhmad Hadian Lukita selaku direktur utama. Liga 1 2020 dimulai pada 1 Oktober mendatang dan akan berakhir pada 28 Februari 2021.

Advertisement

Kepastian ini disambut baik seluruh pesepak bola di Indonesia, termasuk penjaga gawang PSIS Semarang, Joko Ribowo. Menurut pemain asal Pati ini, kelanjutan kompetisi musim 2020 adalah hal yang sudah sangat ditunggu-tunggu.

Alasannya karena kompetisi baru berjalan tiga pertandingan dan sudah hampir empat bulan lamanya terhenti akibat pandemi COVID-19.

"Pihak manajemen belum menghubungi lagi soal persiapan, tapi sebagai pemain pastinya senang mendengar kompetisi mulai lagi," ungkapnya kepada Bola.com, Minggu (12/7/2020).

"Setidaknya segera berkumpul dengan teman-teman di tim. Tidak latihan sendiri di rumah dan jenuh. Semoga ada yang terbaik untuk kompetisi dan kesehatan semua," kata kiper PSIS Semarang itu.

Video

2 dari 2 halaman

Kegiatan Selama Ini

Kiper PSIS Semarang, Joko Ribowo, memberikan arahan kepada rekannya saat menghadapi Bhayangkara FC pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Selasa (20/8). PSIS menahan imbang 0-0 Bhayangkara. (Bola.com/Yoppy Renato)

Selama masa vakumnya kompetisi sejak pertengahan Maret lalu, Joko Ribowo sering menghabiskan waktu berlatih di sekitar kampung halamannya. Selain di Pati, ia juga berlatih di wilayah Demak dan sekitarnya.

Pria yang akrab disapa Jokri ini memiliki akademi sepak bola miliknya sendiri, dengan nama Joko Ribowo Football Academy (JRFA). Selain memberikan bekal ilmu kepada anak didiknya, Jokri sekaligus dapat berlatih secara mandiri.

Menjelang kelanjutan kompetisi yang dimulai kurang dari tiga bulan lagi, Jokri mengaku tak memiliki persiapan khusus. Ia lebih memilih menjaga kondisi kebugaran karena secara taktik dan strategi serta persiapan umum lain akan didapat saat skuat PSIS Semarang berkumpul lagi.

"Persiapan khusus tidak ada, jaga kondisi saja dengan latihan bersama teman-teman lain. Minimal kondisi tidak menurun terlalu jauh," jelasnya.

Berita Terkait