Liga Champions: Chelsea Akan Bermain Tanpa Tekanan Melawan Bayern Munchen

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 08 Agu 2020, 17:00 WIB
Bek Chelsea, Antonio Rudiger, menyebut timnya bakal bermain lepas dan tanpa tekanan melawan Bayern Munchen. (AFP/Ben Stansall)

Bola.com, Munich - Bek Chelsea, Antonio Rudiger, mengaku timnya akan bermain lepas dan tanpa tekanan melawan Bayern Munchen pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019-2020 yang digelar di Allianz Arena, Minggu (9/8/2020). Rudiger menyebut, timnya akan tetap berusaha maksimal untuk meraih kemenangan.

Chelsea akan mengawali pertandingan dengan agregat 0-3 hasil kekalahan pada leg pertama di Liga Champions 2019-2020. Defisit gol yang terlalu besar membuat peluang klub berjuluk The Blues untuk melaju ke babak selanjutnya sangat kecil.

Advertisement

Chelsea minimal harus mampu menang dengan skor 4-0 untuk bisa menyegel tiket perempat final. Antonio Rudiger menyakini misi tersebut tak akan berlangsung mudah apalagi timnya berstatus sebagai tim tamu.

"Ini adalah situasi di mana kami akan bermain lepas, tanpa tekanan, dan itu bagus. Kami hanya perlu pergi ke lapangan dan menunjukkan beberapa kebanggaan," kata Rudiger seperti dikutip situs resmi UEFA, Sabtu (8/8/2020).

"Bayern adalah tim yang bagus dan kita semua tahu itu. Jadi, ini akan menjadi malam yang sulit. Namun, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, kami harus bermain dan membuktikan kepada diri kami sendiri dan menunjukkan beberapa kebanggaan," tegas pemain asal Jerman itu.

Chelsea punya catatan buruk dalam laga tandang terakhir pada fase knock out di Liga Champions yakni tanpa kemenangan dalam tujuh laga. Selain itu, dalam dua lawatan ke Allianz Arena, klub asal London Barat hanya mampu meraih dua kali imbang.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Lemah di Lini Belakang

Penyerang Bayern Munchen, Thomas Muller, duel udara dengan bek Chelsea, Antonio Rudiger, pada laga Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, Selasa (25/2/2020). Chelsea takluk 0-3 dari Bayern Munchen. (AP/Frank Augstein)

Antonio Rudiger tak menampik kelemahan yang dimiliki Chelsea pada musim ini. Sektor lini belakang yang rapuh sehingga sering kebobolan menjadi titik lemah pasukan Frank Lampard.

Rudiger berharap hal ini menjadi bahan evaluasi yang harus dilakukan pada bursa transfer musim panas 2020. Langkah itu dilakukan agar musim depan Chelsea bisa memiliki barisan lini belakang yang kukuh.

"Saya pikir normal orang akan mengkritik kami karena terlalu banyak kebobolan. Ini adalah sesuatu yang harus dan perlu kami analisis, atasi, dan tingkatkan," tegas Rudiger.

Sumber: UEFA

Berita Terkait