PSS Sleman Gelar Swab Test, Beberapa Pemain dan Pelatih Belum Hadir

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 23 Agu 2020, 15:30 WIB
Para penggawa PSS Sleman ketika menjalani swab tes di Stadion Maguwoharjo, Minggu (23/8/2020). (Ofisial PSS Sleman)

Bola.com, Jakarta - Skuat PSS telah berkumpul di Sleman sebagai bagian dari masa persiapan menghadapi kelanjutan Shopee Liga 1 2020. Para pemain yang sudah berada di markas PSS pun menjalani serangkaian swab test, Minggu (23/8/2020).

Bertempat di Stadion Maguwoharjo, puluhan elemen di tim Elang Jawa menjalani swab test sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona. Selain pemain, ofisial hingga karyawan di PSS pun menjalani proses serupa.

Advertisement

Meski sebagian besar pemain PSS berkumpul dan menjalani swab test, beberapa di antaranya masih belum bergabung. Seperti Irfan Bachdim, Fitra Ridwan, Arthur Irawan, dan Aaron Evans.

Ada pula pemain yang masih bergabung dengan pemusatan latihan timnas, seperti Saddam Emiruddin Gaffar. Pemain muda itu belum kembadi dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19.

Begitu juga dengan pelatih Dejan Antonic dan asistennya Mladen Dodic Doda yang belum bergabung. Rangkaian swab test yang dilakukan oleh PSS agar elemen di timnya terbebas dari ancaman COVID-19, meski sebelumnya telah melakukan rapid test di tempat asal masing-masing.

 

Video

2 dari 2 halaman

Demi Keselamatan Bersama

Para penggawa PSS Sleman ketika menjalani swab tes di Stadion Maguwoharjo, Minggu (23/8/2020). (Ofisial PSS Sleman)

Dokter tim PSS, Elwizan Aminudin, mengatakan bahwa tes ini merupakan bagian dari protokol kesehatan. Utamanya adalah tindakan pencegahan sekaligus kebutuhan tim sebelum memasuki program latihan.

"Jadi apapun hasil pemeriksaan nanti, menjadi pedoman bagi tim PSS. Kesehatan masing-masing personil di tim ini wajib dipantau secara periodik, terlebih di tengah masih merebaknya wabah COVID-19," bebernya.

Berdasarkan bentuk protokoler kesehatan di masa pandemi COVID-19, seluruh elemen di tim PSS bakal kembali menjalani swab test dua pekan lagi. Tak lepas dari aturan yang diberlakukan gugus tugas penanganan COVID-19, PSSI, serta operator kompetisi.

"Artinya agar semua pihak benar-benar safety, hingga pelaksanaan kompetisi dengan lancar dan aman nantinya," jelas Elwizan Aminudin.

Berita Terkait