Renegosiasi Kontrak Berjalan Lancar, PSS Optimistis Hadapi Lanjutan Liga 1 2020

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 03 Sep 2020, 11:30 WIB
Para pemain PSS Sleman menjalani sesi latihan perdana di lapangan Yogyakarta Internasional School (YIS), Jumat (28/8/2020). (Dokumen PSS Sleman)

Bola.com, Sleman - PSS Sleman menatap lanjutan Shopee Liga 1 2020 dengan penuh optimistis. Hal tersebut tidak lepas dari keberhasilan manajemen klub Elang Jawa mempertahankan seluruh pemainnya yang mencapai kesepakatan dalam proses renegosiasi kontrak.

Para penggawa PSS Sleman, termasuk pemain asing, telah menerima hasil renegosiasi kontrak baru. Termasuk satu di antaranya legiun asing asal Brasil, Guilherme Batata.

Advertisement

Sebagian besar skuat PSS sepakat tetap bertahan, terlebih mereka sudah menjalani rangkaian latihan sejak pekan lalu. Hanya saja untuk proses renegosiasi Batata sempat berjalan alot.

Dirut PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, mengapresiasi keputusan seluruh pemainnya yang berhasrat tetap membela PSS dalam lanjutan kompetisi nanti. Ia menilai para pemain telah menunjukkan loyalitas dan pengorbanannya bagi tim di tengah situasi yang sulit akibat pandemi COVID-19.

"Puji Tuhan, target 100 persen untuk mempertahankan skuat tercapai. Saya juga salut kepada Batata yang akhirnya membuka hati untuk mau sama-sama ikut dalam usaha bersama memajukan PSS," terang Marco Gracia Paulo, Selasa (2/9/2020).

Marco Gracia Paulo menyebut bahwa suasana kekeluargaan di PSS juga membuat proses negosiasi berjalan baik. Menurut Marco, para pemain mengerti keadaan sulit yang dialami semua klub, termasuk di PSS Sleman.

Video

2 dari 2 halaman

Dinamika Berjalan Baik

Dirut PSS Sleman, Marco Paulo Garcia (tengah) diapit oleh Direktur Keuangan PSS, Andy Wardhana (kanan) dan manajer tim, Danilo Fernando dalam perkenalan jajaran direksi, Kamis (13/8/2020). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Sementara itu, manajer PSS Sleman, Danilo Fernando, ikut menambahkan bahwa dinamika pembaruan kontrak di timnya berjalan dengan baik. Meski ada negosiasi pemain yang berjalan cepat, ada pula yang lambat. Hingga akhirnya bertemu pada titik kesepakatan.

"Saat bernegosiasi dengan pemain lokal, bisa dibilang setengah hari saja selesai. Pemain mendapat penawaran yang di luar perkiraan mereka, sambil mendengarkan penjelasan terbuka dari manajemen," katanya.

"Negosiasi dengan Batata memang lebih lama. Namun, semuanya berakhir baik, dan kita berterima kasih kepada Batata yang berkorban untuk tim, seperti halnya pemain lain," jelas Danilo Fernando.

Berita Terkait