Liga Inggris: 3 Faktor Mengapa Ferran Torres Memilih Gabung Manchester City Ketimbang MU

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 17 Sep 2020, 19:50 WIB
Manchester City mendapatkan pemain baru dari Valencia, Ferran Torres. (Dok. Twitter/Manchester City)

Bola.com, Jakarta - Manchester City merampungkan transfer pertamanya pada bursa transfer musim panas ini. Pada Rabu (5/8/2020), klub raksasa Liga Inggris itu resmi mendapatkan Ferran Torres dari Valencia meski pada awalnya Manchester United lebih sering dikait-kaitkan.

Kendati masih berusia belia, yakni 20 tahun, namun Ferran Torres mampu mendapatkan tempat di skuat inti Valencia. Musim 2019/2020, ia berhasil membukukan total 44 penampilan dengan catatan enam gol dan delapan assist.

Advertisement

Kepercayaan the Citizens begitu besar sampai mengikatnya dengan kontrak berdurasi panjang. Dalam situs resminya, Manchester City mengontrak Ferran Torres hingga musim panas tahun 2025 mendatang.

Manchester City tidak menyebutkan harga pembelian sang pemain. Namun menurut rumor yang beredar, The Citizens hanya mengeluarkan uang sebesar 23 juta euro untuk mendapatkan Ferran Torres.

Padahal, AS mengklaim bahwa Manchester United sudah sejak Mei lalu mengincar Ferran Torres. Sayang, Manchester City lebih getol melakukan pendekatan dan sukses mendapatkan tanda tangannya.

Terlepas dari hal tersebut, ada tiga faktor yang bikin Ferran Torres lebih tertarik bergabung dengan Manchester City daripada Manchester United. Berikut ini Bola.com mengulasnya.

Video

2 dari 4 halaman

Pep Guardiola

Manchester City - Pep Guardiola (Bola.com/Adreanus Titus)

Ferran Torres tidak bisa menyembunyikan perasaan senangnya usai proses transfer resmi selesai. Ia bangga karena bisa menjadi bagian dari barisan serang Manchester City yang diketahui memiliki kualitas luar biasa.

"Saya sangat senang bisa bergabung dengan City. Setiap pemain ingin terlibat dalam tim menyerang dan Manchester City merupakan salah satu tim paling menyerang di dunia sepak bola," ujarnya di situs resmi klub.

"Saya suka gaya bermain Pep yang sangat terbuka dan agresif, dan dia adalah pelatih dengan rekam jejak terbaik dalam hal mengembangkan pemain. Adalah sebuah mimpi bisa jadi pemain yang diawasi olehnya," lanjutnya.

"City berhasil memenangkan sejumlah trofi dalam 10 tahun terakhir dan saya harap bisa punya peran untuk melanjutkan kesuksesan itu," tandasnya.

3 dari 4 halaman

Manchester United Tidak Menjadikan Ferran Torres sebagai Prioritas

Borussia Dortmund memposting foto Jadon Sancho yang tengah tersenyum untuk mengejek Manchester United (MU). Sancho adalah target utama MU di bursa transfer musim panas 2020. (foto: twitter.com/BlackYellow)

Sama seperti kasus Gareth Bale, Ferran Torres tidak terkesan dengan Manchester United karena hanya menjadikannya sebagai alternatif saja, bukan priorotas. Sejak awal, Setan Merah menetapkan Jadon Sancho sebagai pilihan utama.

Hal ini membuat Ferran Torres ragu untuk bergabung dengan Manchester United. Apalagi belakangan ini Ole Gunnars Solksjaer sudah punya pakem di lini depan, yakni trio Marcus Rashfrod, Anthony Martial, dan Mason Greenwood.

Ferran Torres akan kesulitan menembus skuat utama Manchester United apabila kondisinya seperti ini sepanjang musim. Ia sudah barang tentu tak mau menyia-nyiakan kesempatan bermain sebagai pemain inti menyusul kepindahannya dari Valencia.

4 dari 4 halaman

Pengganti Leroy Sane, Penerus Jejak David Silva

Gelandang serang Manchester City, David Silva. (Peter Powelll/Pool via AP)

Ferran Torres diboyong sebagai pengganti Leroy Sane. Seperti diketahui, Sane adalah pemain inti di Manchester City. Sehingga, kontradiktif dengan niat setengah-setengah Manchester United, kans Torres menembus skuat utama City tentunya lebih besar.

Tak cuma itu saja, ada jejak David Silva di Manchester City, idola Torres sekaligus ikon sepak bola Valencia. Besar harapannya, ia bisa meneruskan hegemoni eks Valencia di Manchester City pada masa-masa mendatang.

Sumber: Berbagai sumber