Keajaiban Ansu Fati dan Cerita 6 Pesepak Bola Eropa yang Sukses Sebelum Menginjak Usia 18 Tahun

oleh Ario Yosia diperbarui 02 Okt 2020, 09:10 WIB
Penyerang Barcelona, Ansu Fati berselebrasi usai mencetak gol pembuka ke gawang Villarreal pada laga Liga Spanyol di Stadion Nou Camp, Senin (28/9/2020) dini hari. Barcelona menang telak dari Villarreal dengan skor 4-0. (AP Photo/Joan Monfort)

Bola.com, Jakarta - Wonderkid Barcelona, Ansu Fati sukses menjelma sebagai salah satu pesepak bola terbaik di Eropa saat ini. Di usianya yang masih 17 tahun, Fati sudah banyak mencatatkan rekor di level klub maupun Tim Nasional.

Dibekali dengan kemampuan lari yang cepat, skill dribbling yang mumpuni, serta naluri mencetak gol, Fati dapat memanfaatkannya dengan baik. Produk asli akademi La Masia ini mempunyai visi bermain sepak bola yang luar biasa di usianya yang masih sangat muda.

Advertisement

Sejak naik ke tim senior Barcelona pada tahun 2019, Fati mempunyai peran yang penting bagi Blaugrana. Terbukti di musim pertamanya, Fati telah mencatatkan 33 penampilan di semua kompetisi bersama Barcelona. Selama itu, ia pun turut membukukan delapan gol dan satu assist.

Seakan tidak puas, Fati kembali membuktikan diri kepada jagat sepak bola bahwa ia memang pemain yang berbakat. Sejauh ini, Fati sudah mencetak dua gol dan membuat satu assist untuk Barcelona di La Liga 2020/21.

Namun, sebelum Ansu Fati sukses menjadi bintang sepak bola di usianya yang masih sangat muda. Ternyata ada enam bintang sepak bola lainnya yang sudah mendahului pencapaian Fati. Siapa saja mereka?

Video

2 dari 7 halaman

Lionel Messi

Striker Barcelona, Lionel Messi, melepaskan tendangan ke gawang Celta Vigo pada laga La Liga di Stadion Balaidos, Sabtu (27/6/2020). Kedua tim bermain imbang 2-2. (AP/Lalo Villar)

Nama Lionel Messi mulai mendapatkan daya tarik pada tahun 2005. Ketika itu, Messi berhasil memenangkan Piala Dunia U-20 di Belanda bersama Tim Nasional Argentina. La Pulga juga berhasil menyabet gelar top skor dengan enam gol.

Setahun setelahnya, Messi kembali menuai prestasi gemilang. Di umurnya yang masih 18 tahun, Messi sudah mengangkat trofi Liga Champions pertamanya bersama Barca.

3 dari 7 halaman

Cristiano Ronaldo

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang AS Roma pada laga Serie A di Stadion Olimpico, Senin (28/9/2020). Kedua tim bermain imbang 2-2. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Manchester United berhasil mendaratkan Cristiano Ronaldo pada tahun 2003, dengan mahar 19 juta euro. Di usianya yang masih 17 tahun, Setan Merah harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk pemuda Portugal tersebut.

Namun, semuanya langsung dibayar tuntas oleh Ronaldo. Terbukti di musim pertamanya berseragam United, Ronaldo langsung menghadirkan dua trofi untuk publik Old Trafford yakni Piala FA dan Community Shield.

4 dari 7 halaman

Kylian Mbappe

Pemain Paris Saint-Germain Kylian Mbappe memberi isyarat saat menghadapi Nice pada pertandingan League One di Stadion Allianz Riviera, Nice, Perancis, Minggu (20/9/2020). Paris Saint-Germain berhasil mengalahkan Nice 3-0. (AP Photo/Daniel Cole)

Kylian Mbappe digadang-gadang akan menjadi suksesor Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo, apabila keduanya memutuskan gantung sepatu. Bukan tanpa alasan, mengingat memang Mbappe adalah pemain muda berbakat di Eropa saat ini.

Mbappe telah memenangkan banyak trofi bergengsi, termasuk Piala Dunia. Pemain berusia 21 tahun ini melakoni debutnya untuk AS Monaco di usia 16 tahun, kemudian di umurnya yang sudah menginjak 18 tahun.

Raksasa Prancis, Paris Saint-Germain, kemudian mengontraknya dengan harga yang fantastis yakni 145 juta euro.

5 dari 7 halaman

Neymar

Neymar berdebat dengan Alvaro Marseille, kiri, selama pertandingan antara Paris Saint-Germain dan Marseille di Parc des Princes di Paris, Prancis, Minggu, 13 September 2020. (AP Photo / Michel Euler)

Neymar agak sedikit berbeda dengan pesepak bola profesional lainnya. Pasalnya, Neymar baru mencicipi sepak bola Eropa di usianya yang ke 21 tahun.

Namun, sebelum itu, ia tercatat melakukan beberapa hal sensasional bersama Santos, setelah melakukan debutnya pada usia 17 tahun.

Di musim pertamanya bersama Santos, Neymar tampil impresif dengan torehan 14 golnya. Lalu, ia juga berhasil memenangkan Copa Libertadores, sekaligus menjadi trofi ketiga Libertadores bagi Santos sejak 1963.

6 dari 7 halaman

Pele

Seorang anak berswafoto dengan patung pemain sepak bola legendaris Brasil, Pele, di Museum Tim Sepak Bola Brasil di Rio de Janeiro, Kamis (20/2/2020). Konfederasi Sepak Bola Brasil meluncurkan patung Pele sebagai bagian dari peringatan 50 tahun sejak kemenangan Piala Dunia 1970. (AP/Leo Correa)

Legenda sepak bola Brasil, Pele adalah pemain muda yang paling sukses di sejarah sepak bola. Bagaimana tidak? Di usianya yang baru 16 tahun, Pele sudah memenangkan Piala Dunia bersama Brasil pada tahun 1958.

Kegemilangan Pele di level Tim Nasional pun berbarengan dengan prestasinya di level klub. Terbukti, Pele menyabet gelar top skor di turnamen Paulista bersama Santos pada usia 16 tahun.

7 dari 7 halaman

Diego Maradona

Diego Maradona (AFP/Sven Nackstrand)

Diego Maradona melakukan debutnya pada usia 15 tahun di klub Argentinos Juniors. Tak butuh waktu lama, Maradona langsung menjadi pencetak gol terbanyak di kejuaraan Argentina pada usia 17 tahun.

Prestasi demi prestasi pun dicatatkan oleh Maradona ketika itu. Puncaknya pada tahun 1979, ketika legenda sepak bola Argentina ini berhasil menjuarai Piala Dunia U-20 bersama Tim Nasional Argentina.

Sumber asli: Marca, Transfermarkt

Disadur dari: Bola.net (Hendra Wijaya, Published 1/10/2020)

Berita Terkait