Bruno Lopes Memanfaatkan Penundaan Shopee Liga 1 2020 untuk Adaptasi di Madura United

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 02 Okt 2020, 19:33 WIB
Striker Persija, Bruno Lopes, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persegres pada laga Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (14/10/2017). Persija menang 5-0 atas Persegres. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Bangkalan - Calon penyerang Madura United, Bruno Lopes, mengambil hikmah atas penundaan Shopee Liga 1 2020. Pemain asal Brasil itu memanfaatkan waktu yang ada untuk bisa beradaptasi dengan pasukan Rahmad Darmawan.

Bruno Lopes didatangkan Madura United jelang lanjutan Shopee Liga 1 2020. Bruno Lopes diplot sebagai pengganti Beto Goncalves yang dipinjamkan ke Sriwijaya FC.

Advertisement

Bruno Lopes yakin proses adaptasinya di Laskar Sape Kerrab bakal berjalan lancar. Pemain berusia 34 tahun itu meminta bantuan kepada rekannya di Madura United untuk bisa membantu proses adaptasinya.

"Kalau sudah terbangun adaptasinya tentu tidak akan jadi masalah. Saya juga butuh bantuan teman-teman saya di sini agar bisa membantu percepatan itu, saya yakin tidak ada nada masalah," kata Bruno Lopes seperti dikutip situs resmi klub, Jumat (2/10/2020).

Kompetisi sepak bola Indonesia bukan hal yang asing buat Bruno Lopes. Pada Liga 1 2017, Bruno Lopes pernah membela Persija Jakarta selama semusim.

Bersama Persija Jakarta, dia tampil sebanyak 29 kali dan mencetak 10 gol. Pengalaman ini yang membuat Bruno Lopes diyakini tak butuh waktu lama untuk beradaptasi di Madura United.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Matangkan Persiapan

Rahmad Darmawan, pelatih Madura United. (Bola.com/Aditya Wany)

Madura United sudah menggelar persiapan jelang Shopee Liga 1 2020 sejak pengujung Agustus lalu. Sejumlah laga uji coba sudah digelar Laskar Sape Kerap untuk mengukur kemampuan pemain.

Adanya penudaan itu tentu saja membuat Madura United bisa menurunkan tensi latihan sejenak. Bahkan, Madura United berencana untuk meliburkan para pemain untuk menghindari kejenuhan.

Namun, hal tersebut masih dalam tahap pembahasan di jajaran manajemen. Kalaupun memang akan diliburkan, pelatih Madura United, Rahmad Darmawa,n menyebut tidak akan terlalu lama untuk menjaga stabilitas yang sudah dibangun.

"(Jika harus diliburkan) Harapan saya tentu tidak lama. Jika hanya satu bulan, paling lama ya sepekan. Pemain harus tetap menjaga kondisi fisiknya agar tetap fit," tegas Rahmad Darmawan.

Berita Terkait