Shopee Liga 1: Bek Asing Arema FC Menjawab Tantangan Jadi Targetman Saat Situasi Bola Mati

oleh Iwan Setiawan diperbarui 26 Okt 2020, 05:30 WIB
Bek Arema FC, Caio Ruan, menyundul bola saat laga uji coba menghadapi Madura United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Rabu (21/10/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Arema FC merasa cukup puas dengan performa bek asing mereka, Caio Ruan. Pemain berusia 28 tahun itu tampil bagus saat Singo Edan menggelar latih tanding bersama Madura United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Rabu (21/10/2020).

Padahal dalam laga tersebut, gawang Arema FC tiga kali kebobolan. Namun, ada satu hal yang membuat Caio Ruan mendapat apresiasi.

Advertisement

Caio bisa menjalankan instruksi sebagai targetman ketika Arema FC mendapatkan peluang melalui tendangan bebas atau sepak pojok. Mantan pemain Sao Paulo itu bisa memanfaatkan postur tubuh yang tinggi mencapai 190 sentimeter dan masuk kotak penalti lawan untuk menerima umpan lambung dalam dua situasi tersebut.

Dalam latihan bersama itu, Caio berhasil mencetak satu gol lewat tandukan ketika Singo Edan mendapatkan peluang lewat sepak pojok. Padahal, Madura United memiliki deretan pemain jangkung seperti Jaimerson Xavier.

"Setiap potensi yang dimiliki pemain harus dimaksimalkan. Sayang kalau postur Caio yang tinggi tidak digunakan untuk situasi bola mati. Tinggal bagaimana merapatkan lini pertahanan saja nantinya," ujar asisten pelataih Arema FC, Kuncoro.

Video

2 dari 2 halaman

Sudah Melatih Strategi untuk Situasi Tertentu

Bek Arema FC, Caio Ruan. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Arema FC sempat melakukan latihan khusus bola mati. Caio yang menjadi sasaran umpan silang. Tinggal eksekutor bola mati Arema FC harus jeli mengamati pergerakan Caio di dalam kotak penalti lawan.

Namun, pemain asal Brasil itu juga tidak luput dari evaluasi. Kendala bahasa membuatnya masih minim komunikasi dengan lini pertahanan Arema FC.

Caio tidak menguasai bahasa Inggris dan Indonesia. Jika ingin berkomunikasi lebih detail dengan partnernya, Caio meminta pelatih kiper, Felipe Americo, untuk menerjemahkan keinginannya kepada bek lokal Singo Edan.

Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto, menambahkan jika kendala komunikasi yang dialami Caio nantinya bisa teratasi.

"Secara kualitas, kami tidak meragukan kemampuan individual Caio. Hanya butuh lebih lama bersama tim ini, sehingga dia nanti lebih berkembang penampilannya," ujar Charis.

Berita Terkait