Dragan Djukanovic Akui Sulit Melarang Pemain Ikut Tarkam Saat Shopee Liga 1 Lama Terhenti

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 20 Nov 2020, 05:30 WIB
Pelatih kepala PSIS Semarang, Dragan Djukanovic saat memimpin pasukannya berlatih di Stadion Kebondalem, Kendal. (Dok. PSIS Semarang)

Bola.com, Jakarta - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, turut berbicara mengenai fenomena adanya turnamen antarkampung yang disinyalir diikuti oleh pemain-pemain profesional yang selama ini tampil di Shopee Liga 1 dan Liga 2. Menurutnya, sulit untuk melarang para pemain ikut dalam turnamen tersebut ketika kompetisi resmi saja tidak kunjung digelar.

Dragan Djukanovic menegaskan sikapnya yang melarang para pemain profesional untuk ikut dalam turnamen yang akrab disebut tarkam itu. Risiko yang ditimbulkan dari pertandingan macam itu memang cukup berat.

Advertisement

Tidak sedikit para pemain yang mengikuti tarkam berakhir dengan cedera yang parah mengingat pertandingan seringkali diwarnai keributan antarpemain hingga suporter.

Namun, dalam kondisi tak ada kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 seperti saat ini, Dragan Djukanovic mengakui sulit untuk mengontrol jika ada pemain profesional yang mengikuti tarkam. Terlebih, para pemain tersebut sudah tidak berkompetisi sekitar 9 bulan, yang tentunya memberikan dampak besar terhadap finansialnya.

"Sangat sulit untuk melarang pemain memainkan turnamen ini ketika mereka tidak bekerja selama sembilan bulan," ujar Dragan kepada Bola.net.

"Mereka harus mencari nafkah dari sesuatu. Mereka tidak diperbolehkan, tapi bagaimana dan siapa yang dapat mengontrolnya?" lanjut pelatih pelatih PSIS Semarang itu.

Kondisi terhentinya Shopee Liga 1 dan Liga 2 sejak Maret lalu dan batal bergulir lagi pada Oktober 2020 dan direncanakan baru akan bergulir lagi pada Februari 2021 memang membuat para pemain sepak bola profesional yang terlibat di dalamnya harus memutar otak untuk menghidupi keluarga.

Video

2 dari 2 halaman

Sebuah Saran

Pelatih PSIS Dragan Djukanovic memimpin anak asuhnya berlatih di Stadion Citarum, Semarang, Rabu (16/9/2020). (Dok PSIS Semarang)

Satu hal yang pasti, Dragan Djukanovic tetap menyarankan agar anak asuhnya tidak bermain tarkam saat kompetisi Shopee Liga 1 ini belum bergulir lagi. Jika pun terpaksa, mereka harus hati-hati. Dia juga menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen PSIS Semarang.

”Lebih baik mereka tidak bermain (tarkam) tetapi jika mereka bermain mereka perlu menjaga kesehatannya,” jelas Dragan.

”Sebenarnya terserah manajemen untuk membicarakan hal ini dengan pemain. Karena semua pemain memiliki kontrak dengan PSIS,” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Mustopa El Abdy/Ari Prayoga, published 19/11/2020)

Berita Terkait